Prajurit Resimen Arhanud 3 Pasgat Tingkatkan Kemampuan Tembak Tempur Malam

Jakarta, IDM – Sebagai satuan pertahanan udara dalam jajaran Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI Angkatan Udara (TNI AU), prajurit Resimen Arhanud 3 terus meningkatkan kesiapan tempur serta profesionalisme, salah satunya melalui latihan tembak malam.
Baca Juga: Mengabdi dengan Aksi: TNI Renovasi Sekolah Rusak di Pedalaman Papua
Latihan tersebut dipimpin oleh Komandan Resimen Arhanud 3 Pasgat Kolonel Pas Anang Baskoro dan digelar di Lapangan Tembak Achmadi, Batalion Parako 482 Pasgat, Biak, Rabu (17/6).
“Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Latihan Triwulan II Tahun 2026 guna meningkatkan kemampuan menembak tempur, khususnya pada kondisi malam hari, sebagai bekal dalam mendukung pelaksanaan tugas operasi,” ungkap Anang dikutip dari unggahan Instagram @korpasgat_tniau, Sabtu (20/6).

Ia kemudian berpesan kepada seluruh prajurit agar tetap mematuhi prosedur latihan serta memperhatikan faktor keselamatan. “Utamakan safety dan mematuhi standar operasional prosedur (SOP) guna menjamin kelancaran dan keselamatan selama kegiatan berlangsung,” sambung Komandan Resimen Arhanud 3.
Baca Juga: Kisah Lettu Inf Sulthan: Selamat dari Serangan Bom demi Bendera Merah Putih
Latihan tembak tempur malam berlangsung selama kurang lebih 2,5 jam hingga pukul 21.00 WIT. Seluruh rangkaian latihan kemudian dilanjutkan dengan evaluasi untuk mengukur tingkat keberhasilan latihan sekaligus mengidentifikasi aspek yang perlu ditingkatkan.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































