Prajurit Marinir dan Kopaska Dipersenjatai Nano 'Bug' Drone

Jakarta, IDM - Kepala Dinas Materiel Senjata dan Elektronika Angkatan Laut (Kadissenlekal) Laksamana Pertama TNI Teguh Prasetyo, membuka refreshment training drone Bug FX Nano UAS Quadcopter 1A, Surabaya, Senin (27/2).
Nantinya, drone Bug FX Nano UAS Quadcopter 1A itu digunakan untuk pasukan Korps Marinir dan Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL. Sebanyak 15 personel mengikuti pelatihan ini, terdiri dari Pasmar I dan II, Satkopaska I, II, dan III.
Penggunaan drone Bug FX Nano UAS Quadcopter 1A untuk mendukung operasi militer perang di lingkungan TNI AL, masih sangat jarang atau belum populer.
"Oleh karena itu, perlu pengetahuan dasar yang benar dan tepat sasaran bagi pasukan Korps Marinir dan Kopaska untuk memaksimalkan pengoperasian drone tersebut," ujar Teguh dikutip dari laman TNI AL, Selasa (27/2).
Kegiatan pelatihan drone Bug FX Nano UAS Quadcopter 1A dilaksanakan selama sepuluh hari ke depan sampai dengan 10 Maret. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































