Prajurit Kostrad Evakuasi 52 Warga Distrik Kroptak yang Mengungsi Akibat Teror KKB

Jakarta, IDM - Prajurit Kostrad dari Tim Satgas Yonif R 514 Kostrad pimpinan Kapten Inf Mahardika Danpos Kendibam berhasil mengevakuasi 52 warga dari Distrik Kroptak yang mengungsi akibat teror dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Menurut Kapten Inf Mahardika dalam keterangan tertulisnya diterima, Selasa, (28/3) evakuasi ini berawal dari kegiatan Patroli dan timnya berhasil menemukan kelompok warga tersebut yang sudah melakukan perjalanan selama empat hari menuju Distrik Kenyam.

"Setelah dilaporkan bergegaslah tim gabungan TNI-Polri dari Kenyam dengan pimpinan Dansatgas Yonif R 514 Kostrad dan Kapolres Nduga datang untuk menjemput masyarakat dengan menggunakan beberapa kendaraan dan langsung mengangkut ke Kenyam dengan menggunakan Kendaraan, kemudian masyarakat menuju Polres Nduga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan oleh tim kesehatan gabungan TNI-POLRI dan pemberian makan gratis. Hewan ternak Babi pun diikut sertakan dalam perjalanan ini," kata Kapten Inf Mahardika.
Baca Juga: Posal Kaimana Naik Status Jadi Lanal Tipe D
Sementara itu, setelah dievakuasi Dansatgas Yonif R 514/SY, Letkol Inf Rinto Wijaya menyampaikan bahwa sebagian besar kondisi masyarakat dalam keadaan sehat setelah dilaksanakan pemeriksaan kesehatan oleh tim kesehatan TNI-POLRI.
"kami akan terus memberikan masyarakat Distrik Kroptak bantuan logistik maupun bantuan moril untuk menghilangkan trauma mendalam akibat teror KKB, apapun yang masyarakat inginkan, kami siap membantu," kata Dansatgas Letkol Inf Rinto Wijaya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































