Prajurit Kopassus Kembali Berdatangan di Kawasan IKN, Tempati Markas Baru Grup 4

Jakarta, IDM – Prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD kembali berdatangan di Markas Baru Grup 4 Kopassus di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) Kabupaten Penajam Paser, Provinsi Kalimantan Timur.
Dilansir dari keterangan Pengrup4 Kopassus, Senin (24/11), ini adalah gelombang kedua para prajurit berdatangan untuk menempati markas baru. Gelombang pertama terjadi pada 20 November 2025 lalu.
Kegiatan penerimaan diawali dengan hanmars sekaligus orientasi medan sekitar Marshalling Area Grup 4 Kopassus di IKN, yang bertujuan membangun ketahanan fisik serta memberikan gambaran awal mengenai lingkungan tugas para prajurit. Usai kegiatan tersebut, para personel mengikuti upacara tradisi satuan yang menjadi sarana peneguhan nilai-nilai kehormatan, loyalitas, dan soliditas prajurit.
Sebagai penutup, Komandan Grup 4 Kopassus, Brigjen TNI Suharma Zunam menyampaikan amanah yang berisi arahan tentang komitmen kepada tugas ke depannya. Pelaksanaan tradisi ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa memiliki, memperkuat motivasi, serta meningkatkan kebanggaan personel dalam mengemban tugas pengabdian di Grup 4 Kopassus.
Untuk diketahui nantinya grup 4 Kopassus akan menempati pangkalan berlokasi di Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, dengan luas total 230 hektare.
Baca Juga: Kisah Jenderal yang Pernah Gagal Lulus Bintara, Kini Jadi Panglima TNI
Pangkalan ini dalam rencana pembangunan. Area pangkalan tersebut direncanakan mencakup lahan perkantoran seluas 76 ha, daerah latihan 60 ha, fasilitas umum 20 ha, dan lahan perumahan prajurit 78,7 ha.
Pembangunan pangkalan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kesiapan operasional, serta mendukung tugas pokok Grup 4 Kopassus dalam menjaga stabilitas, pertahanan, dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di wilayah Pulau Kalimantan. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































