Kerahkan Rantis KAPA K-61, Satgas Operasi Merah Putih TNI Pindahkan Badak Jawa ke Kandang Rawat Ujung Kulon

Jakarta, IDM – TNI melalui Satuan Tugas (Satgas) Operasi Merah Putih Translokasi Badak Jawa membantu pemindahan Badak Jawa di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, Pandeglang, Banten, Minggu (23/11).
Badak jantan yang diberi nama Mustofa berhasil dipindahkan dari Gardu Buruk Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) menuju kandang rawat Javan Rhino Study and Conservation Area (JRSCA) di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon.
Satgas Operasi Merah Putih dipimpin oleh Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Brigjen TNI Edi Saputra, yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Korem (Danrem) 064/Maulana Yusuf (MY) dengan Wakil Komandan Satuan Tugas (Wadansatgas) Kolonel Laut (P) Catur Yogiantoro yang menjabat Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Banten.
Baca Juga: Kisah Jenderal yang Pernah Gagal Lulus Bintara, Kini Jadi Panglima TNI
Brigjen Edi mengatakan, satgas mengerahkan kendaraan taktis (rantis) amfibi milik Korps Marinir TNI AL, KAPA K-61, untuk memindahkan Badak Jawa tersebut. Proses pemindahan telah disimulasikan jauh-jauh hari.
“Sejumlah uji simulasi dilaksanakan untuk memastikan kendaraan mampu mengangkut kandang berisi satwa lebih dari satu ton tersebut tanpa risiko berlebih,” kata Edi, dikutip dari siaran pers Pusat Penerangan TNI, Senin (24/11).

Proses translokasi tersebut di bawah kendali dan pengawasan Satgas Operasi Merah Putih.
Dalam operasi itu, TNI berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Kehutanan, Balai Taman Nasional Ujung Kulon, Yayasan Badak Indonesia (YABI), Taman Safari Indonesia, serta para ahli konservasi dan tim medis.

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah melalui keterangan tertulisnya mengatakan, personel TNI tidak hanya memperkuat pengamanan kawasan dan pengawasan lapangan, tetapi juga berperan dalam mobilisasi logistik, koordinasi taktis, dan penyediaan sarana transportasi laut untuk mendukung kelancaran proses translokasi.
Baca Juga: Satgas Yonif 743/PSY Jemput Bola Beri Layanan Kesehatan ke Warga Pegunungan Papua
“Seluruh kegiatan dilaksanakan secara terstruktur dengan pengawasan melekat dari Dansatgas dan Wadansatgas,” kata Kapuspen TNI.
Freddy mengatakan, keterlibatan TNI dalam operasi ini merupakan wujud komitmen institusi dalam mendukung upaya pelestarian satwa endemik Indonesia, sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem nasional.
“Melalui kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan populasi Badak Jawa yang kini terancam punah dapat terus dipertahankan demi warisan alam Indonesia di masa mendatang,” kata Freddy. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































