Prajurit Kopasgat Sabet Gelar Juara dalam Kompetisi Menembak Senapan

Jakarta, IDM - Prajurit Kompi Senapan C Yonko 466 Kopasgat berhasil menyabet gelar juara dalam ajang perlombaan menembak senapan yang digelar oleh Polda NTT beberapa waktu lalu. Kejuaraan ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-77 Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli setiap tahunnya.
Secara umum, pertandingan ini diikuti oleh sejumlah personel TNI dan Polri. Mereka harus bertanding dalam kategori beregu dan perorangan dengan menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam menjatuhkan sasaran plat baja yang berukuran 9 x 10 cm pada jarak 100 meter.
Baca Juga: Dinas Sejarah TNI AL Berencana Kembangkan Shipwreck Museum di Indonesia
Dilansir dari keterangan foto instagram @kopasgat_tniau, Senin (3/7) dijelaskan, Kopasgat berhasil meraih gelar juara dalam dua kategori, yakni kategori beregu dan perorangan. Untuk kategori beregu, tim Kompi Senapan C Yonko 466 Kopasgat mengungguli peserta lainnya seperti ATSC 140 dan Lantamal VII 140 yang masing-masing berada di posisi kedua dan ketiga.

Adapun untuk kategori perorangan, personel Kompi Senapan C Yonko 466 Kopasgat atas nama Kopda Yayan harus puas berada di peringkat kedua. Untuk juara pertama diraih oleh Soleman Suny dari ATSC 80 dan Koptu Asep asal Marinir 60.
Baca Juga: Survei Indikator Politik: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya Publik
Catatan prestasti ini diharapkan dapat menjadi contoh untuk para personel Kopasgat lainnya dan memotivasi mereka untuk terus mengasah kemampuan agar dapat berprestasi. Sejalan dengan hal tersebut, prestasi ini juga sekaligus dapat mengharumkan nama baik satuan. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































