HANKAM

Prajurit Koarmada I Terima Vaksinasi Covid-19

Prajurit Koarmada I Terima Vaksinasi Covid-19
Foto Dispen Armada I

Jakarta, IDM - Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksda TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M. memimpin kegiatan vaksinasi Covid-19 serentak bagi seluruh Prajurit TNI Angkatan Angkatan Laut di lingkungan Markas Komando Armada I (Mako Koarmada), Jakarta, Senin (8/3/21).

Pangkoarmada I mengatakan, kegiatan vaksinasi yang dilakukan ini merupakan kelanjutan dari vaksinasi tahap I yang dikhususkan bagi tenaga kesehatan Diskes Koarmada I yang telah melakukan Vaksin beberapa waktu lalu.

"Vaksinasi ini dilakukan dalam rangka mendukung program pemerintah guna mencegah penyebaran virus Covid-19 serta untuk meningkatkan imunitas tubuh bagi seluruh prajurit TNI AL sesuai dengan perintah dari Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M."

Selain Prajurit di Mako Koarmada, lanjut Pangkoarmada, vaksinasi Covid-19 ini juga dilaksanakan secara serentak dan tersebar di seluruh Satuan dan Pangkalan-Pangkalan jajaran Koarmada I yang pelaksanaan dan waktunya disesuaikan dengan Dinas Kesehatan di daerah masing-masing Pangkalan.

Dalam pelaksanaan Vaksinasi hari pertama di Koarmada I, tercatat Para Pejabat Utama, Kasatker dan Prajurit dari Satuan Kerja Mako Koarmada I melaksanakan vaksin dengan alur pelaksanaan yang sebelumnya telah disosialisasikan oleh Dinas Kesehatan Koarmada I.

Foto Dispen Koarmada I

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiakes) Koarmada I Kolonel Laut (K) dr. Hengky Setyahadi mengatakan, "bagi setiap Prajurit akan melakukan registrasi untuk menyesuaikan data penerima Vaksin sebelum menerima Vaksin Covid-19. Selanjutnya bertahap melakukan pengecekan suhu tubuh, tensi dan screening, dimana setiap personel yang akan divaksinasi dipastikan tidak mengidap penyakit kronik, seperti PPOK, asma, penyakit jantung, penyakit gangguan ginjal, penyakit hati atau sedang dalam kondisi akut. Apabila yang bersangkutan tidak mengidap penyakit seperti tersebut diatas, maka para peserta siap untuk divaksinasi". ujarnya.

"Selesai melaksanakan vaksin, penerima vaksin akan melakukan observasi selama 30 menit, kepada peserta vaksin, vaksinator akan menerangkan terkait gejala-gejala yang timbul setelah melaksanakan Vaksinasi dan diberitahukan akan dilakukan Vaksinasi ulang setelah masa 14 hari" pungkasnya.

Pelaksanaan Vaksinasi di Koarmada I dan Jajaran kerjanya direncanakan akan rampung pada satu bulan ini tepatnya pertengahan bulan April mendatang. (rgp/wan)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.