HANKAM

Prajurit Denjaka dan Taifib Ikuti Pelatihan Senjata Mesin Gatling M134P

Prajurit Denjaka dan Taifib
Prajurit Denjaka dan Taifib mengikuti pelatihan operasional Gatling Gun M134P kaliber 7,62 mm, Cilandak, Jakarta, Senin (20/1). (Foto: Dok. TNI AL)

Jakarta, IDM - Sebanyak 32 prajurit pasukan khusus TNI AL mengikuti pelatihan Gatling Gun M134P, di Cilandak, Jakarta, Senin (20/1).

Puluhan prajurit dari Detasemen Jalamangkara (Denjaka) dan Intai Amfibi (Taifib) tersebut akan mempelajari operasional dari senjata mesin sedang berkaliber 7,62 mm selama empat hari, yakni 20-24 Januarim.

Kasubdis SPT Sewaco Dissenlekal Kolonel Laut (E) Edy Suntoro, mengatakan pelatihan senjata Gatling Gun ini bertujuan meningkatkan profesionalisme prajurit dalam mendukung kesiapan tempur, baik untuk tugas rutin maupun tugas khusus.

Baca Juga: Masuki Tahap Perakitan Akhir, A400M untuk TNI AU Bakal Dikirim Pada Akhir Tahun 2025

"Pada pelaksanaannya, peserta pelatihan akan mendapatkan materi pelajaran teori dan praktik lapangan," kata Edy, dikutip dari laman TNI AL, Selasa (21/1).

Selama pelatihan, lanjutnya, para prajurit Denjaka dan Taifib diharapkan dapat mengerti dan memahami materi yang diberikan mengenai operasional maupun perawatan dan pemeliharaan terhadap Gatling Gun M134P.

"Diharapkan peserta mendapat pengetahuan, cara pengoperasian dan pemeliharaan senjata ini secara optimal guna mendukung tugas operasi serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pelatihan ini," pungkasnya.

Baca Juga: Kadispenad: TNI AD dan KSP Komitmen Dukung Program Pemerintah

Adapun Gatling Gun merupakan senjata dengan sistem electrically driven, senapan mesin otomatis (28 VDC) dengan kemampuan menembak lebih dari 3.000 putaran per menit. Senjata ini menggunakan cartridge kaliber 7,62 x 51 mm standar NATO dan menggunakan sistem amunisi link-fed (M13 Link).

M134 merupakan senjata yang paling maju secara teknis, digunakan oleh militer AS dan NATO serta sekutu non-NATO. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.