HANKAM

Prajurit Buaya Putih Bahu-Membahu Bantu Warga Bangun Rumah Adat di Distrik Gome

Koops Habema
Pasukan Satgas Yonif 323 Kostrad bantu warga membangun rumah adat (honai) di Distrik Gome. (Foto: Dok. Penkostrad)

Jakarta, IDM – Satuan jajaran Koops Habema, Satgas Yonif Raider 323 melaksanakan komunikasi sosial (komsos). Para prajurit Buaya Putih tersebut bergotong royong dengan masyarakat dalam membangun rumah adat (honai) di Kampung Yenggernok, Distrik Gome di sela-sela operasi perbatasan RI-PNG.

Kegiatan gotong royong terselenggara hasil komsos yang secara aktif terus diselenggarakan oleh Satgas Yonif 323 Kostrad. Menurut Komandan Satgas Letkol Inf Tri Wiratno, komsos merupakan salah satu realisasi komitmen TNI dalam melaksanakan Komsos inklusif dengan seluruh warga wilayah Papua.

Baca Juga: Dukung Latihan Siswa Penerbal, Ini Keunggulan Helikopter Jet Ranger X

Realisasi Komsos kali ini dilakukan para Prajurit TNI Pos Gome di awal pertemuan dengan Bapak Matius terkait rencana pembangunan Honai miliknya.

Selanjutnya, pembinaan teritorial yang terjalin baik antara prajurit TNI dengan aparat dan tokoh masyarakat Kampung Yenggernok menghasilkan pelaksanaan gotong royong yang berjalan dengan aman dan lancar serta melibatkan banyak pihak yang dapat mempercepat proses pembangunan.

Baca Juga: Berlayar ke Solomon, KRI Wahidin Latihan Peran Tempur di Samudra Pasifik

Potret kebersamaan warga dengan Prajurit TNI dalam gotong royong pembuatan Honai tersebut menggambarkan bahwa kebersamaan masih tertanam dalam budaya dan menjadi tradisi masyarakat Papua, mulai dari proses penyiapan kayu, penyiapan jerami, pemasangan kerangka honai dan pemasangan jerami sebagai atap.

Usai menerima laporan kegiatan, Panglima Habema, Brigjen TNI Lucky Avianto menyampaikan, Inisiatif Satgas Yonif 503 Kostrad mengajak masyarakat bergotong royong membangun honai di Kampung Yenggernok merupakan realisasi TNI dalam melakukan Komunikasi Sosial yang inklusif dengan seluruh stakeholder dalam rangka mendukung percepatan pembangunan di wilayah Papua. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.