Prajurit Buaya Putih Bagikan Baju Gratis untuk Warga Ambobera

Jakarta, IDM – Satgas Yonif Raider 323/Buaya Putih Kostrad menggelar patroli operasi pengamanan perbatasan mobil RI-PNG di wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Rabu (2/10). Di sela-sela patroli tersebut, prajurit Buaya Putih melakukan komunikasi sosial di wilayah Kampung Ambobera, Distrik Boega.
Komandan Satgas Yonif 323 Kostrad, Letkol Inf Tri Wiratno, berpesan kepada para prajurit yang akan melaksanakan tugas patroli agar dapat memanfaatkan waktu untuk melakukan hal-hal positif.
“Agar prajurit TNI dapat memanfaatkan waktu penugasan untuk hal-hal positif, bukan sekadar melaksanakan tugas pengamanan wilayah saja,” ujarnya dalam rilis yang diterima Indonesia Defense Magazine, Kamis (3/10).
Baca Juga: Mengenal Batalyon Penyangga Daerah Rawan yang Baru Diresmikan Panglima TNI
Pesan Tri kemudian langsung direspons oleh para prajurit dengan inisiatif dan kreativitas yang tengah yang melaksanakan tugas patroli, khususnya dengan cara melaksanakan komunikasi sosial (komsos) dan membagikan baju gratis kepada anak-anak yang dijumpainya sepanjang rute Patroli.
Dengan tetap mengedepankan aspek pengamanan patroli, saat berpapasan dengan warga, para prajurit Satgas Yonif 323 Kostrad mengajak berkomunikasi dan disambut gembira oleh para warga Ambobera.
Dalam giat komsos tersebut, salah seorang warga mengucapkan rasa syukurnya atas pemberian bantuan baju kepada anak-anak.
Baca Juga: PTDI dan Koharmatau Teken Kerja Sama Modernisasi Pesawat C-130 Hercules TNI AU
“Terima kasih baju gratis untuk anak kami, Komandan 323. Tuhan memberkati,” ujar seorang warga.
Sementara itu, Panglima Habema Brigjen TNI Lucky Avianto menilai komunikasi sosial ini tentu dapat mendukung percepatan pembangunan di wilayah Papua
“Inisiatif Satgas Yonif 323 Kostrad menggelar Patroli dengan melaksanakan Komsos di Kampung Ambobera, merupakan upaya TNI melaksanakan komsos inklusif,” ucap Lucky. (nhn)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































