HANKAM

Prajurit Badak Hitam Bangun Tempat Wisata Taman Pelangi di Perbatasan RI-PNG

Taman Pelangi Badak Hitam
Tempat wisata Taman Pelangi Badak Hitam di Kampung Rawa biru, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Kamis (6/7). (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM - Untuk memperindah dan mempercantik serta meningkatkan perekonomian warga dari aspek pariwisata, Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 511/DY membangun tempat wisata Taman Pelangi Badak Hitam di Kampung Rawa biru, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Kamis (6/7).

Demikian disampaikan Komandan Satgas Yonif 511/DY Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P., dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga: 21 Peserta Ikuti Kursus Peningkatan Kompetensi Penyurvei Hidrografi Selama Enam Bulan

"Ini merupakan bentuk cinta dari Satgas Yonif 511/DY terhadap masyarakat di perbatasan RI-PNG. Tempat wisata Taman Pelangi Badak Hitam ini dibuat selain untuk memperindah lingkungan juga bertujuan agar menjadi ikon baru dan wisata di Kampung Rawa Biru. Hal ini juga untuk membantu membangun perekonomian mereka, terutama Mikro Kreatif. Harapan kami bisa mewujudkan Kampung Rawa Biru sebagai desa wisata,” ucap Dansatgas.

“Hari ini kami meresmikan tempat wisata Taman Pelangi Badak Hitam, besar harapan kami dapat menarik wisatawan dari Merauke maupun dari luar kota untuk dapat berkunjung ke Kampung Rawa Biru. Pembangunan tempat destinasi wisata ini juga mendapatkan support serta dukungan Bapak Bupati Kabupaten Merauke,” tambahnya.

Baca Juga: Keberadaan Prajurit Perempuan TNI Atasi Kekerasan Gender di Daerah Konflik

Pembangunan destinasi wisata Taman Pelangi Badak Hitam tersebut direspon baik oleh Kepala Suku Yeremia Dimar (49) dan masyarakat kampung Rawa Biru lainnya.

“Terima kasih Satgas Yonif 511/DY terkhususnya Bapak Komandan telah membangun tempat wisata di kampung kami. Tempat wisatanya sangat indah dan bagus sekali semoga dengan adanya wisata ini kampung kami menjadi ramai dan dapat menarik pengunjung dari luar sehingga dapat meningkatkan perekonomian kami di sini,” ucap Yeremia Dimar. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.