Prabowo Bahas Pengiriman Kapal Rumah Sakit TNI ke Palestina dengan Dubes Palestina

Jakarta, IDM - Menindaklanjuti bantuan kemanusiaan yang diberikan Indonesia untuk Palestina, Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto bertemu dengan Duta Besar Palestina Zuhair Al-Shun di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin (6/11).
Di hadapan awal media, Prabowo menyampaikan rencana terkait pengiriman kapal rumah sakit TNI ke Palestina.
Baca Juga: 14 Pati TNI AU Dapat Penghargaan Bintang Swa Bhuwana Paksa Pratama, Ini Daftar Namanya
“Kita membahas cukup mendalam dan saya bahas rencana kita, tawaran kita untuk mengirim kapal rumah sakit TNI. Dan ini akan kita koordinasikan dengan pemerintah Mesir, saya sudah lapor kepada Bapak Presiden dan berkoordinasi sama menteri luar negeri kita,” kata Prabowo.

Prabowo juga menegaskan bahwa semua rumah sakit TNI sudah siap untuk menampung para pasien yang terdampak konflik Israel-Palestina.
Baca Juga: Indonesia dan Malaysia Gelar Patroli Bersama Selama 9 Hari
“Kami juga sudah menawarkan ke palestina, semua rumah sakit TNI terbuka untuk pasien-pasien, korban-korban dari keadaan di Gaza. Kemudian, itu pun sedang kita koordinasikan teknisnya bagaimana,” ungkap Prabowo.
Prabowo juga akan melakukan koordinasi dengan Duta Besar Mesir untuk membicarakan prosedur pengiriman kapal rumah sakit tersebut. Kapal itu akan dikirim oleh RI begitu diizinkan oleh Mesir.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































