Potret Latihan Menembak Presisi dan Reaksi Prajurit Yonif PR 328 Kostrad

Jakarta, IDM - Guna meningkatkan kemampuan prajurit secara perorangan, prajurit Yonif Para Raider 328/Dirgahayu melaksanakan latihan menembak senjata ringan (Latbakjatri) pada TW I tahun 2023 ini di Lapangan Tembak 300 (Lap Bak Sugiri) Yonif Para Raider 328/Dirgahayu, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Rabu (15/2).
Menurut Danyonif PR 328/Dirgahayu, Mayor Inf Fauzan Rifa'i Alfikri latihan ini nantinya digunakan untuk mendukung tugas pokok satuan ke depannya.

"Latihan menembak merupakan ilmu dasar keprajuritan yang wajib dimiliki setiap prajurit, dalam hal ini kemampuan menembak harus terpatri dalam diri setiap prajurit Dirgahayu," katanya dikutip dari keterangan resmi Penkostrad, Kamis, (16/2).
Ia mengatakan latihan diperlukan untuk suatu pembinaan terarah secara bertingkat, bertahap dan berlanjut mulai dari menembak presisi hingga reaksi, agar dapat mendukung tugas pokok satuan kedepannya.

Baca: Asah Kemampuan, Kopasgat TNI AU Gelar Latihan Penerjunan Statik dan Free Fall
"Dengan kegiatan latihan ini, saya berharap prajurit Yonif Para Raider 328/Dirgahayu dapat terus memelihara dan meningkatkan kemampuan menembaknya demi mendukung tugas pokok satuan yang akan di hadapi kedepannya," katanya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































