Poltekad TNI AD Kembangkan Drone Tempur yang Bisa Jatuhkan Mortir

Jakarta, IDM - Poltekad TNI AD mengembangkan drone tempur quadcopter bernama E6-Sky Rider. Drone canggih ini dirancang tidak hanya untuk mendukung operasi militer, tetapi juga memiliki kemampuan serbaguna untuk membantu sektor pertanian.
Dilansir dari keterangan Penpoltekad, Jumat (18/7) E6-Sky Rider diharapkan menjadi aset berharga bagi prajurit Angkatan Darat. Kemampuannya yang utama adalah membawa dan menjatuhkan mortir untuk menghancurkan sasaran musuh, memberikan keunggulan taktis di medan operasi.
Baca Juga: Rencana TNI AL Kirim Taifib dan Denjaka ke Pakistan, Latihan dengan Pasukan SSG
"Ini berarti prajurit dapat menyerang target dari jarak aman dan dengan presisi yang lebih tinggi," bunyi keterangan Poltekad.
Tak hanya itu, drone ini juga didesain untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan kemampuan membawa dan menyemprotkan cairan pestisida pada lahan pertanian.
"E6-Sky Rider dapat membantu petani dalam menjaga hasil panen mereka secara lebih efektif dan efisien. Ini merupakan langkah maju dalam pemanfaatan teknologi militer untuk tujuan sipil yang bermanfaat luas," jelas Poltekad.
Baca Juga: Cegah Stunting, Lanud Husein Sastranegara Distribusi Makanan Bergizi Gratis
Pengembangan E6-Sky Rider ini menunjukkan komitmen institusi dalam menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pertahanan negara sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Drone multifungsi ini siap mendukung berbagai tugas, baik di medan perang maupun di ladang pertanian. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































