HANKAM

Poltekad Resmikan Program Ketahanan Pangan dan Penanganan Limbah Sampah

Danpoltekad.
Komandan Politeknik Angkatan Darat (Danpoltekad) Brigjen TNI Triadi Murwanto. (Foto: Dok. Penkostrad)

Jakarta, IDM – Komandan Politeknik Angkatan Darat (Danpoltekad), Brigjen TNI Triadi Murwanto mengatakan bahwa Poltekad berkomitmen mendukung ketahanan pangan nasional.

Triadi mengatakan hal tersebut saat Poltekad meluncurkan program terpadu yang berfokus pada ketahanan pangan dan penanganan limbah sampah skala kecil pada Rabu (28/5). Inisiatif strategis ini merupakan kolaborasi antara Poltekad dengan Universitas Negeri Malang dan Dinas Pertanian Kota Batu.

Baca Juga: Perkuat Kemitraan Strategis, TNI AU dan RAAF Gelar Air Staff Talks 2025

“Kami berharap, melalui sinergi ini Poltekad dapat berkontribusi nyata dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan,” ujar Triadi dalam rilis yang diterima redaksi, Kamis (29/5).

Program terpadu ini mencakup penanaman ubi ungu (purple sweet potato)sebagai komoditas
makanan pokok pengganti nasi, peternakan ayam petelur, ikan lele dan budidaya maggot black soldier fly (BSF) sebagai pakan ternak, serta sistem penanganan sampah terpadu skala kecil.

Baca Juga: TNI AL Siapkan KRI Radjiman-992 ke Rusia, Ikut Parade Sekaligus Promosi Alutsista Lokal

Dalam program ini, Poltekad tidak hanya berfokus pada praktik pertanian dan peternakan konvensional, namun juga memperkenalkan berbagai inovasi teknologi. Di sektor ketahanan pangan, Poltekad menampilkan alat pemberi pakan ayam otomatis untuk efisiensi dan alat pembuat pelet pakan ternak yang dapat mengolah berbagai bahan baku termasuk maggot lalat BSF.

Selain ketahanan pangan, Poltekad juga menunjukkan kepeduliannya terhadap masalah limbah dengan menghadirkan solusi teknologi inovatif. Inovasi tersebut meliputi alat pirolisis sampah plastik yang mampu mengubah limbah menjadi bahan bakar alternatif seperti bensin dan solar, kompor berbahan bakar minyak jelantah dan oli bekas sebagai sumber energi ekonomis, dan pembuatan pupuk kompos dari limbah organik untuk menyuburkan tanah. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.