Polisi Militer AD Punya Kendaraan Baru Jenis Sport, Yuk Intip Modelnya

Jakarta, IDM - Kabar gembira untuk Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad), hari ini satuan penegak hukum, disiplin dan tata tertib ini resmi diperkuat kendaraan kawal baru jenis Sport Utility Vehicle (SUV) Mitsubishi Pajero Sport dan sepeda motor Kawasaki Concourse 1400 CC.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang menyerahkan secara simbolik kepada Wadan Puspomad Brigjen TNI Eka Wijaya Permana mengatakan kendaraan ini adalah hasil pengadaan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI.
"Nantinya kendaraan kawal baru milik Polisi Militer Angkatan Darat ini akan didistribusikan ke seluruh satuan Polisi Militer yang ada di wilayah Indonesia," kata KSAD.

Baca: KSAD Sertijab 6 Jabatan Strategis di TNI AD, Ini Nama-namanya
Kendaraan yang didistribusikan sejumlah 83 unit kendaraan kawal SUV Mitsubishi Pajero Sport terdiri dari 76 unit SUV Pajero Sport 4x4 dan 7 unit SUV Pajero Sport 4x2 serta 58 unit sepeda motor kawal Kawasaki Concourse 1400 CC. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































