Pisah Sambut Kadispenau, Marsma TNI Indan Gilang kepada Awak Media: Terima Kasih Atas Kerja Samanya

Jakarta, IDM - Dinas Penerangan Angkatan Udara (Dispenau) menggelar acara pisah sambut Kadispenau dari pejabat lama Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah kepada pejabat baru Kolonel Pnb Agung Sasongkojati yang digelar di Gedung Ardhya Loka, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (11/5).
Pada kesempatan tersebut, Indan mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi kepada para insan media yang telah membantu Dispenau untuk mempublikasikan sejumlah kegiatan TNI AU agar dapat diketahui oleh masyarakat secara luas.
“Saya mengucapkan terima kasih atas segala dukungan dan kerja sama dari tim media yang memberikan informasi kepada publik terkait dengan kegiatan angkatan udara dan hal-hal yang memang perlu kami informasikan, dan saya kira kerja sama kita sudah sangat baik ya antara TNI Angkatan Udara dengan tim-tim media,” ungkapnya.
Baca Juga: Berkunjung ke Kemhan, Jean Gombo Letakkan Karangan Bunga di Monumen Sukarno
Lebih lanjut, pati bintang satu ini berharap agar kerja sama yang telah terjalin dengan baik di antara TNI AU dan awak media dapat diteruskan. “Saya percaya dan yakin Kolonel Pnb Agung Sasongkojati bisa melaksanakan tugas-tugas dinas penerangan jauh lebih baik dari periode sebelumnya,” ujar Indan.

Untuk diketahui, rotasi jabatan ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/426/IV/2023 tanggal 27 April 2023 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.
“Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah, S.Sos. dari Kadispenau menjadi Staf Khusus Kasau (dalam rangka Dik PPSA XXIV Lemhannas),” tulis Puspen TNI.
Baca Juga: KSAD Dampingi Menhan Prabowo Tinjau Kesiapan Operasi Yonif 330/Tri Darma Ke Papua
Sebelumnya, Indan menjabat sebagai Kadispenau berdasarkan Surat Perintah KASAU nomor Sprin/1269/XI/2020 tanggal 26 November 2020. Dikutip dari laman TNI AU, pria lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1995 ini telah malang melintang di dunia penerbangan, khususnya sebagai instruktur penerbang.
Marsma TNI Indan pernah menjadi instruktur penerbang di Sekolah Penerbang (Sekbang) Lanud Adisoetjipto sebagai Komandan Flight Pendidikan B di Skadik 101 pada tahun 2007, Kadisops Skadik 101 pada tahun 2008 dan Kastand Evaldik di Wingdik Terbang pada tahun 2009. Setahun berselang, Indan menempati posisi sebagai Komandan Skadik 104 Lanud Adisutjipto pada 2010. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































