HANKAM

Pimpin Rapat Pendataan dan Pengelolaan Aset, Wakasau Tegaskan Komitmen TNI AU Dukung Program Ketahanan Pangan

Wakasau Marsdya TNI Andyawan Martono
Wakasau Marsdya TNI Andyawan Martono memimpin rapat pendataan dan pengelolaan aset TNI AU. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM – Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Andyawan Martono mengungkapkan bahwa TNI Angkatan Udara (TNI AU) sebagai komponen utama pertahanan negara terus berupaya untuk mendukung program-program pemerintah, salah satunya dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan.

Andyawan menambahkan, salah satu cara yang dapat dilakukan oleh TNI AU untuk mewujudkan program ketahanan pangan tersebut yakni melalui pendataan dan pengelolaan aset-aset yang dimiliki oleh TNI AU.

Baca Juga: Latihan Glagaspur, 5 KRI Koarmada III Akan Gelar Manuver di Laut Pasifik

“Pemanfaatan yang baik dan tepat guna terhadap aset-aset yang kita miliki bukan hanya merupakan langkah strategis dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, namun juga upaya TNI AU dalam memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat sekitar,” kata Andyawan saat memimpin rapat pendataan dan pengelolaan aset TNI AU yang digelar di ruang rapat Wakasau, Jakarta, Senin (2/9).

Rapat pendataan
Rapat pendataan dan pengelolaan aset TNI AU yang dipimpin oleh Wakasau Marsdya TNI Andyawan Martono di ruang rapat Wakasau, Jakarta. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Lebih lanjut Wakasau menyebut bahwa setiap aset yang dimiliki oleh TNI AU merupakan amanah dari negara yang harus dijaga serta dipertanggungjawabkan penggunaannya.

Untuk itu, Marsdya TNI Andyawan berharap jajaran TNI AU dapat meningkatkan koordinasi serta bersinergi dengan instansi pemerintah lainnya.

Baca Juga: Kongo Beli 5 Unit Pesawat Buatan Indonesia

“Perkuat pengawasan internal terhadap seluruh aset yang dimiliki dan menggunakan aset sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” sambung Andyawan dikutip dari keterangan TNI AU, Selasa (3/9).

Pada rapat yang sama, Wakasau menerima paparan dari Aspotdirga KSAU Marsda TNI Andi Wijaya yang memaparkan sejumlah materi di antaranya antisipasi ancaman krisis pangan; kerangka intervensi untuk meningkatkan ketahanan pangan; serta kebijakan pemerintah dan kebijakan KSAU. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.