Pimpin Pasukan Khusus, Marsda TNI Yudi Bustami Resmi Jabat Dankopasgat

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Komandan Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) yang digelar di Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Senin (18/12).
Usai sertijab, Kopasgat kini resmi dipimpin oleh komandan yang baru yaitu Marsda TNI Yudi Bustami. Yudi menggantikan Marsda TNI Wahyu Hidayat Sudjatmiko yang ditunjuk sebagai Staf Khusus KSAU.
Baca Juga: Resmikan Lagi Titik Air, Prabowo: Kita Terus Berjuang Atasi Kesulitan Rakyat
"Sertijab dilaksanakan berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor: Kep/1384/XI/2023 tanggal 17 November 2023 tentang pemberhentian dari/dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI," tulis TNI AU dikutip dari keterangan foto instagram @ militer.udara, Rabu (20/12).

Prosesi sertijab diawali dengan pembacaan surat keputusan Panglima TNI, pengambilan sumpah jabatan, penyerahan pataka Kopasgat, penyematan tanda jabatan, serta penandatanganan Pakta Integritas dan berita acara serah terima jabatan.
Baca Juga: KSAD Kerahkan 2.010 Prajurit TNI AD Bersihkan Kawasan Gunung Lawu
Dilansir dari berbagai sumber, Marsda TNI Yudi Bustami merupakan perwira tinggi TNI AU lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1989 dari kecabangan Kopasgat. Pria kelahiran Bandung ini juga mahir dalam bidang anti-teror (Detasemen Bravo 90).
Sebelum menjabat sebagai Dankopasgat, Yudi menempati posisi sebagai Kepala Staf Komando Garnisun Tetap II/Bandung pada 2023. Di tahun 1999, Yudi juga pernah mengemban amanah sebagai Komandan Denbravo 90 dan Wakil Komandan Korpaskhas di tahun 2016. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































