Pimpin Laporan Kesiapan OJT, Ini Pesan Gubernur Akmil

Jakarta, IDM – Gubernur Akademi Militer, Mayjen TNI Rano Tilaar memimpin laporan kesiapan on the job training (OJT) taruna dan taruni Akmil tingkat II di Lapangan Mako Mentar Akmil, Sabtu (11/4).
Rano mengatakan, pelaksanaan OJT yang akan berlangsung pada 13 hingga 22 April 2026 ini merupakan aplikasi materi binsat, kepemimpinan, CMI, dan metodologi penelitian yang diterapkan langsung di satuan jajaran TNI AD, khususnya di Kodam V Brawijaya, Divif 2 Kostrad, dan Skadron Amor Yudha Cakti Puspenerbad.
Baca Juga: Penyelundupan Munisi Kaliber 12 Gauge di Jayapura Digagalkan
“Manfaatkan waktu latihan yang relatif singkat secara optimal untuk mengaplikasikan seluruh materi yang telah diberikan selama pendidikan,” ujar Rano
Rano juga mengingatkan kepada seluruh taruna agar menunjukkan sikap dan perilaku sebagai calon perwira yang berlandaskan nilai Budhi Bhakti Wira Utama, baik dalam kedinasan maupun kehidupan sehari-hari di lingkungan prajurit dan keluarga.
“Setiap taruna perlu mengawali kegiatan dengan doa, mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan, aktif menyerap pengetahuan di satuan, serta mematuhi kode kehormatan dan peraturan khusus taruna (perkhustar),” pesan Rano.
Baca Juga: Patroli Patok: Komitmen dan Perjuangan Prajurit TNI Jaga Perbatasan
Selain itu, melalui latihan ini, para taruna mampu memperoleh gambaran aktual mengenai peran, tugas, dan tanggung jawab jabatan komandan peleton, perwira urusan (paur) atau setingkat.
“Harapannya, agar seluruh taruna dapat melaksanakan latihan dengan baik dan memberikan hasil terbaik bagi keberhasilan tugas,” tutup Rano. (nhn)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































