Pilkada di Puncak Jaya Ricuh, TNI Evakuasi Nakes yang Rumahnya Dibakar

Jakarta, IDM – Pilkada di Kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya ricuh, Rabu, (27/11). Sejumlah rumah tenaga kesehatan (nakes) dibakar massa.
Dilansir keterangan dari Puspen TNI, Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 753/AVT membantu evakuasi para nakes.
Baca Juga: Empat Bulan di Australia, Dua Perwira TNI AL Lulus Pelatihan NEOC
"Terjadinya kericuhan pada saat pelaksanaan Pemilukada di Kota Mulia mengakibatkan beberapa massa membakar perumahan nakes yang tidak jauh dari RS Mulia, Puncak Jaya. Hal ini dengan sigap ditanggapi oleh Satgas Yonif 753/AVT dengan memberikan bantuan untuk mengevakuasi para korban di lokasi kejadian," ungkap Pasiminlog Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 753/AVT, Lettu Inf Hermawan.

Ia mengatakan bahwa hal ini merupakan tindakan ekstrem yang dilakukan oleh masyarakat dengan membakar perumahan tenaga kesehatan dan menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat lain dan fasilitas umum.
Baca Juga: Pilkada 2024: Menkopolkam Ungkap Ada Gangguan Keamanan di Beberapa Wilayah
"Untungnya dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa, karena dapat dengan segera ditangani oleh Satgas Yonif 753/AVT. Kami berharap kericuhan ini segera berakhir dan aktivitas masyarakat kembali normal. Selain itu kami berharap agar Pemda setempat segera menindaklanjuti dan mengakhiri permasalahan tersebut," kata Hermawan. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































