Pesawat TNI AL Laksanakan SAR Kecelakaan Kapal di Perairan Pulau Fani

Jakarta, IDM - Bawah Kendali Operasi (BKO) Koarmada III mengerahkan pesawat CN-235 P-8305 untuk melaksanakan search and rescue terhadap kebakaran KM Dewata Samudra III di Perairan Pulau Fani, Raja Ampat, Papua Barat Daya, Selasa (15/8).
Dikutip dari keterangan Dispen Koarmada III, Rabu (16/8), kapal ikan itu sempat hilang kontak di Perairan Pulau Fani. Menurut informasi Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Sorong, kapal berlayar dari Bitung menuju utara Supiori.
Baca Juga: KSAL Lepas Amarulla Octavian dan Belasan Pati Memasuki Masa Pensiun
Berdasarkan hasil koordinasi dan permintaan bantuan dari Kakansar Sorong, Koarmada III menyiapkan unsur-unsur KRI dan pesawat untuk memberikan bantuan dan pertolongan ke lokasi kebakaran KM Dewata Samudra III.

Selain melibatkan unsur-unsur Koarnada III, keberadaan pos TNI AL (Posal) di pulau Fani dan sejumlah pihak juga turut andil bersinergis dalam membantu korban kebakaran kapal tersebut.
Baca Juga: Lanud Ats Bogor Salurkan 12 Tangki Air Bersih untuk Atasi Kesulitan Masyarakat
Hasil deteksi dari CN-235 P-8305 ke lokasi kejadian, terlihat kapal masih terapung dan sebagian badan terbakar. Kemudian, hasil komunikasi radio antara pesawat dengan kapal SAR KN Baladewa dan MT Stena, diketahui 41 anak buah kapal KM Dewata sudah dievakuasi oleh KMnSinar laut.
Sedangkan MT Stena hanya memberikan pendampingan dan suplai makanan serta minuman ke anak buah kapal KM Dewata yang on board di KM Sinar Laut. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































