Pesawat Hercules Diberangkatkan dari Lanud Roesmin dan Lanud Sri Mulyono Herlambang Bawa Bantuan ke Sumatra

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara melalui Pangkalan TNI AU (Lanud) Roesmin Nurjadin (RSN) dan Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) kembali mengirimkan bantuan untuk membantu masyarakat terdampak bencana Sumatra. Bantuan logistik diberangkatkan menggunakan pesawat Hercules TNI AU, Jumat (12/12).
Dari Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, bantuan seberat 4.229 kilogram diberangkatkan menuju Aceh menggunakan pesawat C-130J Super Hercules bernomor registrasi A-1340.
Baca Juga: Alumni Akabri 2000 Kirim 10 Truk Bantuan Bencana ke Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat
“Bantuan tersebut dihimpun melalui posko bantuan bencana alam Lanud Roesmin Nurjadin yang menampung dukungan dari berbagai pihak,” tulis siaran pers Dinas Penerangan TNI AU, Minggu (14/12).
Adapun bantuan yang dikirimkan meliputi sembako, makanan siap saji, pakaian, obat-obatan, air mineral hingga perlengkapan balita.
Baca Juga: Kemhan RI-Jepang Bahas Pelaksanaan OSA untuk Penguatan Kapabilitas Pertahanan Indonesia
Sementara itu, dari Military Apron Lanud Sri Mulyono Herlambang, Palembang, bantuan logistik seberat 14,9 ton diberangkatkan menuju Sumatra Barat menggunakan pesawat C-130 Hercules dengan nomor registrasi A-1328.
”Pengiriman bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan solidaritas TNI Angkatan Udara terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam, sekaligus bentuk sinergi bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen dalam membantu pemulihan pascabencana,” tulis Dispenau. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































