HANKAM

Pesan Penting Wali Kota Magelang untuk Satgas Pamtas Yonarmed 11

Wali Kota Magelang Nur Aziz
Wali Kota Magelang Nur Aziz menyalami para prajurit Yonarmed 11 yang akan berangkat menjaga perbatasan RI-Malaysia, Selasa (6/8). (Foto: Dok. Penkostrad)

Jakarta, IDM – Wali Kota Magelang Muchammad Nur Aziz memberikan pesan penting kepada para prajurit Yonarmed 11 Kostrad yang akan berangkat menjaga perbatasan RI-Malaysia.

Pesan tersebut disampaikannya saat menjadi inspektur upacara dalam acara pengantaran Satgas Pamtas RI-Malaysia yang digelar di Magelang, Jawa Tengah, Selasa (6/8).

Ia menekankan pentingnya menjaga perbatasan dari berbagai kegiatan ilegal seperti illegal logging, illegal fishing, illegal mining, trafficking, sampai penyelundupan minuman keras dan narkoba.

Baca Juga: Iron Blade Fighter Interaction, Kolaborasi TNI AU-USAF untuk Tingkatkan Interoperabilitas

"Saya ucapkan selamat kepada satuan tugas pengamanan perbatasan di wilayah Kaltim-Kaltara. Saya berharap agar Satgas Yonarmed 11/GG/2/2 Kostrad dapat meminimalisir kegiatan ilegal tersebut di daerah perbatasan RI-Malaysia," ucap Nur Aziz.

Ia juga mengingatkan prajurit untuk menjaga kehormatan dan nama baik satuan serta TNI-AD dengan menghindari pelanggaran hukum dan etika keprajuritan.

Selain itu, Wali Kota Magelang periode 2021-2026 ini turut menyampaikan beberapa pesan penting seperti meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjaga semangat pantang menyerah, serta selalu waspada dan menjaga faktor keamanan.

Baca Juga: Etape Kedua Kartika Jala Krida 2024, KRI Bima Suci Berlayar ke Singapura

"Laksanakan tugas dengan berpedoman kepada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI. Pahami tugas secara benar agar rekan-rekan mampu melaksanakan tugas dengan baik," tambahnya.

Upacara yang berlangsung secara intim dan lancar ini menjadi penanda kesiapan prajurit Yonarmed 11/GG/2/2 Kostrad untuk melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI-Malaysia. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.