Iron Blade Fighter Interaction, Kolaborasi TNI AU-USAF untuk Tingkatkan Interoperabilitas

Jakarta, IDM – Sebanyak empat pesawat tempur F-22 Raptor milik United States Air Force (USAF) mendarat di Lanud I Gusti Ngurah Rai, Bali, Selasa (6/8).
Kedatangan perdana pesawat-pesawat tersebut di Indonesia merupakan bagian dari Iron Blade Fighter Interaction yang bertujuan untuk meningkatkan interoperabilitas TNI AU dan USAF.
Baca Juga: Pemerintah Buka Suara Terkait Pilot Warga Selandia Baru yang Ditembak OPM
“Selain itu, kegiatan yang sama juga dapat memperkokoh hubungan pertahanan di antara Indonesia dan Amerika Serikat; serta membuktikan komitmen kedua negara dalam menjaga stabilitas dan keamanan di kawasan Indo-Pasifik,” tulis TNI AU dikutip Rabu (7/8).

Salah satu bagian penting dari pelaksanaan Iron Blade Fighter Interaction yakni hot pit refueling, yang merupakan prosedur pengisian bahan bakar pesawat tanpa mematikan mesin.
Baca Juga: Mayor Ilham Datu Resmi Jabat Komandan Batalyon Pasukan Pandawa
“Prosedur ini memungkinkan pesawat untuk tetap siaga dan segera kembali ke udara (menjalankan misi) jika diperlukan,” sambung TNI AU.
Sebelum kegiatan, para personel yang ambil bagian dalam kegiatan ini harus melakukan briefing mengenai keselamatan dan operasional agar proses hot pit refueling dapat terlaksana dengan aman dan lancar. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































