Pesan Panglima TNI untuk Calon Danbrig, Danyon, dan Wadanyon YTP

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memberikan pembekalan kepada para calon Komandan Brigade Infanteri, Komandan Batalyon (Danyon), dan Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP) di Markas Divisi Infanteri 1 Kostrad, Cilodong, Kamis (8/5).
Dilansir keterangan dari Pusat Penerangan (Puspen) TNI, Jumat (9/5) kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan TNI untuk membentuk pemimpin tangguh yang mampu menjawab tantangan tugas di lapangan, khususnya di lingkungan satuan teritorial pembangunan yang memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas dan keutuhan NKRI.
Baca Juga: Wakil KSAL Mampir ke Produsen Radar di Imdex Asia 2025
Dalam pembekalan tersebut, Agus menekankan pentingnya kepemimpinan yang adaptif, responsif terhadap dinamika sosial, serta mampu bersinergi dengan seluruh komponen bangsa.
"Pemimpin di tingkat brigade dan batalyon harus menjadi penggerak perubahan, memiliki visi kebangsaan yang kuat, serta mengedepankan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas," ujar Agus.
Baca Juga: KSAD Serahkan 50 Kendaraan Dinas untuk Satuan-Satuan TNI AD
Acara pembekalan ini juga mencakup sesi diskusi strategis, studi kasus lapangan, serta penguatan nilai-nilai Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, sebagai fondasi moral dan etika prajurit TNI.
Dengan berlangsungnya kegiatan ini, diharapkan para calon komandan yang hadir dapat membawa semangat baru dalam membina satuan, memperkuat pertahanan teritorial, serta mempererat hubungan TNI dengan masyarakat di wilayah tugas masing-masing. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































