HANKAM

Pesan Menhan Sjafrie untuk Yonif TP 876 Palatana: Jadi Motor Penggerak Pembangunan

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
Para prajurit menyambut kedatangan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di Marshalling Area Yonif TP 876 Palatana (PLT), Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (16/10). (Foto: Dok. Tim Media Menhan SS)

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan para prajurit Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP) memiliki kualifikasi khusus teritorial pembangunan agar bisa bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan masyarakat.

Seluruh prajurit Yon TP, kata Sjafrie, diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan di wilayah pedesaan.

Baca Juga: Profil Brigjen TNI Mahesa Fitriadi, Lulusan Seskoad Tiongkok Kini Jabat Pangdam IM

Hal tersebut disampaikan Menhan Sjafrie saat meninjau Yon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 876/Palatana di Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, Jumat (16/10).

“Sebagai prajurit teritorial pembangunan, kalian dipersiapkan untuk membantu Pemda dan rakyat. Aktifkan kegiatan sosial, bantu pembinaan sekolah, kesehatan warga, hingga menghidupkan siskamling di desa-desa agar masyarakat merasakan langsung manfaat kehadiran batalion ini,” kata Sjafrie.

Sjafrie mengingatkan bahwa rakyat telah menyediakan fasilitas dan pangkalan bagi prajurit. Untuk itu, lanjutnya, para prajurit diminta untuk membalas jasa rakyat.

Baca Juga: Enam Jenderal TNI AD Bergeser Jabatan, Ini Daftar Lengkapnya

Selain itu, penempatan Yonif TP 876 Palatana di Sumba Timur yang berisi ratusan prajurit muda bertujuan untuk memberikan jaminan keamanan sekaligus mendukung keberlanjutan program pembangunan daerah.

“Saya datang ke sini untuk melihat langsung semangat dan disiplinmu sebagai prajurit muda. Kalian ditempatkan di Kabupaten Sumba Timur untuk mendampingi Pemerintah Daerah dalam tugas membuat rasa aman dan nyaman bagi seluruh rakyat,” kata Sjafrie.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.