HANKAM

Pesan KSAU untuk Dankoharmatau yang Baru: Bangun Profesionalisme Satuan

Sertijab Dankoharmatau.
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono menyerahkan jabatan Dankoharmatau kepada Marsma TNI Suryanto. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono berpesan kepada pejabat Komandan Komando Pemeliharaan Materiel TNI Angkatan Udara (Dankoharmatau), yaitu Marsma TNI Suryanto untuk terus membangun profesionalisme satuan.

“Tingkatkan profesionalisme satuan melalui penguatan budaya kerja yang adaptif, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) teknik, serta penguasaan teknologi pemeliharaan modern,” ungkap KSAU dalam sambutannya saat memimpin upacara penyerahan jabatan Dankoharmatau di Lapangan Apel Makoharmatau, Bandung, Rabu (18/6).

Baca Juga: Pangkoopsud II Tinjau Pelaksanaan Latihan Cakra B-25

Membangun profesionalisme satuan, lanjut Tonny, menjadi unsur penting dalam menjaga kelaikan operasional alat utama sistem persenjataan (alutsista) secara optimal dan mendukung kesiapan tempur TNI Angkatan Udara (TNI AU) dalam berbagai skenario operasi udara.

Sertijab Dankoharmatau.
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono memimpin upacara penyerahan jabatan Dankoharmatau kepada Marsma TNI Suryanto. (Foto: Dok. Dispenau)

Pada kesempatan yang sama, Marsekal TNI Tonny turut mengingatkan bahwa momentum penyerahan jabatan ini menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan. Tujuannya, untuk memastikan kesinambungan organisasi serta peningkatan kapasitas Koharmatau sebagai garda terdepan dalam pemeliharaan kesiapan alpalhankam matra udara.

Baca Juga: Gelar Latihan Large Force Employment, TNI AU-RAAF Uji Kemampuan Operasi Udara

“Pergantian pejabat strategis seperti Dankoharmatau memiliki makna penting, tidak hanya dalam aspek administratif, tetapi juga sebagai upaya untuk menjaga kesinambungan visi, misi, serta semangat inovatif dalam menghadapi spektrum ancaman yang terus berkembang,” imbuh Tonny dikutip dari keterangan Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Kamis (19/6).

KSAU menyebut tugas ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar atas dedikasi dan kompetensi yang telah ditunjukkan. “Jadikan momentum ini untuk terus menorehkan berbagai capaian positif demi mendukung terwujudnya TNI Angkatan Udara yang Adaptif, Modern, Profesional, Unggul dan Humanis (AMPUH),” pungkas Tonny. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.