HANKAM

Pesan KSAD untuk Prajurit "Semut Hitam" yang Akan Bertugas di Papua

Kepala Staf Angkatan Darat ( KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman
Kepala Staf Angkatan Darat ( KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman memberikan pesan untuk prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 512/Quratara Yudha (QY) di Malang, Jawa Timur, Rabu, (3/5). (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat ( KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman memberikan pesan untuk prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 512/Quratara Yudha (QY) yang tahun depan akan melaksanakan penugasan operasi di wilayah Papua.

Hal ini dikatakannya saat mengunjungi Batalyon dengan julukan "semut hitam" tersebut di Malang, Jawa Timur, Rabu, (3/5).

KSAD mengatakan bahwa tugas adalah segala-galanya oleh karena itu laksanakan tugas dengan baik, jaga faktor keamanan dan jaga nama baik satuan, jaga nama baik TNI Angkatan Darat dan jaga nama baik dirimu dan keluargamu.

Baca Juga: KSAL Promosi Kerja Sama Stabilitas Kawasan di IMDEX Asia 2023

Berikutnya KSAD juga mengingatkan terkait sinergitas antar TNI-Polri.
Menurut KSAD ada beberapa penekanan untuk dipedomani oleh seluruh prajurit bahwa keberhasilan banyak dipengaruhi berbagai faktor pendukung salah satunya adalah menjalin hubungan baik dan kerja sama dengan berbagai pihak.

Kepala Staf Angkatan Darat ( KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman
(Foto: Dok. Dispenad)

KSAD menegaskan bahwa sinergi dengan berbagai komponen bangsa akan dapat membantu keberhasilan tugas karena itu seluruh prajurit untuk tidak mudah terprovokasi oleh isi-isu yang berpotensi memecah belah soliditas dan sinergi antar instansi.

Baca Juga: TNI AD Kerahkan 3.333 Personel Amankan KTT ASEAN 2023 di Labuhan Bajo

“Sinergi dan soliditas TNI-Polri harus terus dijaga, para unsur pimpinan harus dapat menjalin komunikasi yang baik dan menyampaikan ke anggotanya, sehingga tidak ada celah bagi pihak-pihak yang berupaya memanfaatkan situasi untuk memecah belah kita," kata KSAD.

KSAD juga menegaskan bahwa peran keluarga juga sangat penting dalam mendukung tugas suami. Faktor keamanan baik di home base maupun di daerah penugasan merupakan prioritas dalam setiap pelaksanaan tugas. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.