HANKAM

Pesan KSAD untuk Jemaah Umrah: Agama Membuat Karya Kita Memiliki Arti

KSAD.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat memberikan keterangan pers usai acara Rapim TNI AD di Balai Kartini, Jakarta, Senin (3/2). (IDM/Nurhidayat Nasution)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak melepas keberangkatan 302 jemaah umrah yang terdiri dari prajurit pria, prajurit Kowad, PNS dan sipil di Balai Kartini, Jakarta, Senin (3/2).

Rencananya jemaah umrah tersebut akan berangkat pada 4 Februari 2025 dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Maruli mengatakan, program pemberangkatan umrah kepada prajurit berprestasi ini sudah sering dilakukan.

“Sebetulnya kita sudah melakukan ini secara rutin. Mudah-mudahan kita bisa lebih memperbanyak atau rutinitasnya kita bisa tingkatkan,” ujar Maruli di sela kegiatan Rapim TNI AD di Jakarta, Senin (3/2).

Baca Juga: KSAU Ungkap Pesawat A400M TNI AU Bakal Ditempatkan di Skadron Udara 31

Ia melanjutkan kegiatan beribadah menjadi dasar yang baik untuk mendukung kegiatan-kegiatan anggotanya dalam menjalankan pengabdian kepada negara dan bangsa.

“Saya meyakini dengan kegiatan agama yang baik, kita akan lebih melakukan semua karya dengan arti. Kalau kita berbuat dengan arti, kita selalu berdasarkan dengan agama, saya yakin karya-karya kita akan lebih baik lagi ke depannya,” ujar Maruli.

Mengenai syarat bagaimana seorang prajurit dapat diberangkatkan umrah, ia menjelaskan bahwa beberapa ketentuannya adalah berprestasi, bekerja dengan baik serta memiliki kegiatan sehari-hari dengan optimal.

Baca Juga: Ini Alasannya TNI Rekrut Personel Sipil Jadi Prajurit Siber

“Jadi anggota-anggota yang sekarang berangkat ini, setiap Korem berangkat satu orang. Nanti ada yang sangat prestasinya menonjol, itu bisa berangkat dengan istrinya,” ucap Maruli.

“Ini kan banyak teman-teman kita yang berangkat umroh ini dari Nduga, dari pedalaman-pedalaman yang di Papua dan juga Morotai, yang jauh-jauh itu,” lanjutnya.

Diketahui, keberangkatan jemaah umrah terbagi atas tiga gelombang dan akan kembali ke Tanah Air pada tanggal 12 Februari 2025. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.