Pesan KSAD untuk 176 Calon Komandan Satuan Berpangkat Letnan Kolonel

Jakarta, IDM – Hari Kamis, (14/8) kemarin, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memberikan pembekalan kepada 176 calon Komandan Satuan (Dansat) Golongan V berpangkat Letnan Kolonel (Letkol) dan 133 siswa Pendidikan Lanjutan Perwira (Diklapa) Gelombang II di Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) TNI AD, Bandung, Jawa Barat.
Pada kesempatan tersebut, Maruli menekankan bahwa setiap penugasan yang diemban adalah kesempatan berharga untuk belajar, mengasah kepemimpinan, dan dijadikan bekal memimpin satuan di masa depan. Seorang Dansat, kata Maruli harus mampu meningkatkan kemampuan prajurit sekaligus memperjuangkan kesejahteraannya.
Baca Juga: TNI AL Simulasi Penyelamatan Kapal Selam di Surabaya, Libatkan 3 KRI hingga 339 Personel
“Tugas yang kalian lakukan, di situlah kesempatan kalian untuk belajar dan menjadi bekal memimpin satuan untuk meningkatkan kemampuan prajurit dan meningkatkan kesejahteraannya,” kata Maruli.
Lebih lanjut Maruli juga mengingatkan agar tradisi-tradisi satuan yang tidak relevan dengan tugas pokok atau tidak memberi dampak pada profesionalisme prajurit sebaiknya diminimalisir. Sebaliknya, setiap momen harus dimanfaatkan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, menguasai taktik dan strategi, serta melatih kepekaan terhadap dinamika penugasan yang semakin kompleks.
Selain itu, Maruli menekankan pentingnya penguasaan teknologi informasi, inovasi dalam latihan, serta kemampuan komunikasi yang efektif antara pemimpin dan anggota satuan. Hal ini diyakininya menjadi kunci untuk menjaga soliditas, kecepatan respons, dan keberhasilan misi di lapangan.
Baca Juga: Ribuan Personel TNI-Polri Bongkar Diskotik Ilegal Jadi Sarang Narkoba di Sumut
Maruli berharap, para perwira dapat memanfaatkan berbagai kebijakan pemerintah, khususnya Presiden, yang memberikan dukungan besar bagi TNI dan TNI AD.
“Manfaatkan kebijakan-kebijakan bapak Presiden yang luar biasa kepada TNI dan TNI Angkatan Darat,” tutup Maruli. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































