Pesan Dansatgas Yonif Raider 323 untuk Para Prajuritnya: Manfaatkan Waktu Penugasan untuk Hal Positif

Jakarta, IDM – Kepada seluruh prajuritnya, Komandan Satgas Yonif 323 Buaya Putih Kostrad Letkol Inf Tri Wiratno berpesan agar dapat memanfaatkan waktu dalam penugasan untuk hal-hal positif, tidak hanya sekadar melaksanakan tugas wilayah.
Hal tersebut disampaikannya usai Satgas Yonif Raider 323 Kostrad melaksanakan patroli pengamanan perbatasan RI-PNG sambil membagikan baju gratis kepada anak-anak di wilayah Kampung Kelanungin, Distrik Gome.
Baca Juga: Satgas 6 Marinir Borong Hasil Tani Warga Keikey
“Satgas Yonif 323 Kostrad, khususnya Pos Gome pimpinan Lettu Inf Galang, melaksanakan patroli dengan cara mengunjungi dan menyapa warga di wilayah Kampung Kelanungin, Distrik Gome,” ujarnya dalam rilis yang diterima Senin (2/12).
Dengan tetap mengedepankan aspek pengamanan patroli, para prajurit Satgas Yonif 323 Kostrad berkomunikasi dengan warga yang ditemui.
Baca Juga: TNI Penuhi Maybrat dengan Merah Putih, Bukti Papua Tak Terpisahkan dari Indonesia
Dalam komunikasi sosial (komsos) komsos tersebut, pembagian baju gratis disambut gembira oleh anak-anak dan orangtua yang mendampingi.
“Inisiatif Satgas Yonif 323 Kostrad menggelar patroli dengan melaksanakan komsos di Kampung Kelanungin, merupakan upaya TNI melaksanakan Komsos inklusif dalam rangka mendukung upaya percepatan pembangunan di wilayah Papua,” ungkap Panglima Habema, Brigjen TNI Lucky Avianto. (nhn)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































