Pesan Dankodiklatau kepada Lulusan Setukba TNI AU A-44: Bangun Karakter Disiplin dan Loyalitas

Jakarta, IDM – Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Udara (Dankodiklatau) Marsdya TNI Arif Mustofa menutup pendidikan Sekolah Pembentukan Bintara (Setukba) TNI Angkatan Udara (TNI AU) angkatan ke-44 di Lapangan Dirgantara Lanud Adi Soemarmo, Rabu (5/6).
Sebanyak 195 siswa berhasil merampungkan rangkaian kegiatan pendidikan yang telah dilaksanakan di Skadron Pendidikan (Skadik) 402 selama tiga bulan, sejak Maret 2024.
Baca Juga: 99 Perwira Koarmada III Jadi Penyidik Tindak Pidana Tertentu di Laut
Dengan berakhirnya pendidikan ini, mereka telah resmi menyandang pangkat Bintara TNI AU. Di angkatan ke-44 ini, Serda Laode Agustiar dari Satuan Batalyon Komando 466 Wing Komando II Kopasgat terpilih sebagai lulusan terbaik.

Kepada para lulusan, Dankodiklatau berpesan agar mereka dapat terus menumbuhkan semangat, motivasi serta membangun karakter disiplin dan loyalitas terhadap organisasi. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk tanggung jawab profesi yang dapat mendukung terlaksananya tugas dengan baik.
Baca Juga: KSAD Resmikan Monumen Perjuangan Korps Polisi Militer di Lampung
“Selalu asah bekal pengetahauan dan keterampilan yang telah diterima selama pendidikan. Tingkatkan dan kembangkan hal-hal tersebut saat kembali bertugas di kesatuan masing-masing,” kata Dankodiklatau.
“Bekerjalah dengan niat ibadah, loyal, tulus, dan ikhlas, sehingga akan terwujud karakter prajurit TNI AU yang AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis),” pungkas Marsdya TNI Arif Mustofa dilansir dari keterangan Penerangan Kodiklatau. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































