KSAD Resmikan Monumen Perjuangan Korps Polisi Militer di Lampung

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak didampingi Danpuspomad, Forkopimda Provinsi Lampung dan Pelaksanan Harian Bupati Pringsewu meresmikan Monumen Perjuangan Korps Polisi Militer di Desa Panggungrejo, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung.
Baca Juga: TNI AD Kerahkan Ranpur Jaga Kondisi di Sukoharjo Jelang Pilkada 2024
Dilansir dari Warastra News 51, TV resmi milik TNI AD, Rabu, (5/6) disebutkan peresmian ini bersamaan dengan rangkaian memperingati Hari Jadi Ke-78 Korps Polisi Militer TNI Angkatan Darat, sekaligus mengenang perjuangan prajurit CPM dan Laskar Rakyat di Desa Panggungrejo, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung.
Baca Juga: 99 Perwira Koarmada III Jadi Penyidik Tindak Pidana Tertentu di Laut
"Monumen tersebut dibangun guna mengenang sejarah perjuangan Corps Polisi Militer TNI AD pada tahun 1948-1949, khususnya Kompi C Batalyon Garuda yang bertahan di wilayah Panggungrejo, Pringsewu saat mempertahankan kemerdekaan RI," tulis keterangan Warastra News 51. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































