Pesan Dangrup 1 Angkut kepada Jajaran: Kompetensi harus Ditopang Integritas dan Disiplin

Jakarta, IDM – Komandan Grup (Dangrup) 1 Angkut, Marsma TNI Ali Gusman menegaskan bahwa kompetensi harus senantiasa ditopang oleh integritas serta disiplin dalam setiap pelaksanaan tugas.
Penegasan tersebut disampaikan oleh Dangrup 1 kepada seluruh jajaran Grup 1 Angkut dalam pengarahan jam komandan usai apel luar biasa yang digelar di Hanggar Skadron Udara 31, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (2/1).
Baca Juga: Apel Awal Tahun 2026, KSAU Tegaskan Lima Prioritas TNI AU
"Saya ingin menegaskan, kompetensi adalah syarat awal, tetapi integritas adalah penentu akhir. Kita boleh hebat secara teknis, kita boleh unggul dalam kemampuan, tetapi tanpa disiplin, kejujuran, dan kerendahan hati, keunggulan itu dapat berubah menjadi kelemahan,” tegas Marsma TNI Ali, dikutip dari unggahan Instagram @grup_1_angkut_koopsau_, Jumat (2/1).

Pada kesempatan yang sama, Marsma TNI Ali turut menyoroti bagaimana pembentukan Grup 1 Angkut merupakan bagian dari proses validasi organisasi yang disertai dengan berbagai penyesuaian, langkah strategis, dan konsekuensi yang harus dihadapi bersama.
Baca Juga: Regenerasi Komando Kapal Pemburu Ranjau, KRI Pulau Fani-731 Ganti Nahkoda
Oleh karena itu, setiap personel dituntut untuk memiliki profesionalisme yang tinggi dalam menjalankan setiap tugas yang diamanahkan oleh komando atas, mengingat setiap misi berkaitan langsung dengan keselamatan manusia serta kehormatan institusi TNI Angkatan Udara. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































