HANKAM

Apel Awal Tahun 2026, KSAU Tegaskan Lima Prioritas TNI AU

KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono.
KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono. (IDM/Septo Kun Wijaya)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono kembali menegaskan lima prioritas TNI Angkatan Udara (TNI AU) melalui sambutan tertulis yang dibacakan dalam apel khusus awal tahun 2026 di seluruh jajaran satuan TNI AU, Jumat (2/1).

Apel khusus turut diikuti oleh seluruh personel militer, Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi akhir tahun sekaligus penegasan arah kebijakan TNI Angkatan Udara di tahun 2026.

Baca Juga: Regenerasi Komando Kapal Pemburu Ranjau, KRI Pulau Fani-731 Ganti Nahkoda

“Prioritas TNI Angkatan Udara melalui modernisasi alat perlatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam), validasi organisasi, pengembangan peranti lunak, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta dukungan terhadap kebijakan nasional,” pesan KSAU, dikutip dari laman TNI AU, tni-au.mil.id, Jumat (2/1).

Personel TNI AU
Personel TNI AU yang bertugas di Lanud Husein Sastranegara dan mengikuti apel awal tahun 2026. (Foto: Dok. tni-au.mil.id)

Selain itu, Marsekal TNI Tonny juga mengapresiasi capaian zero accident yang berhasil dipertahankan oleh TNI AU selama dua tahun terakhir. Menurutnya, capaian tersebut merupakan wujud komitmen kuat seluruh jajaran TNI Angkatan Udara dalam menjaga keselamatan terbang dan kerja.

Baca Juga: TNI Percepat Pembangunan 1.050 Hunian Sementara untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh

“Capaian tersebut tidak boleh membuat seluruh personel lengah, mengingat masih adanya peningkatan incident dan serious incident yang menuntut penguatan disiplin, kepatuhan terhadap prosedur, serta pembentukan generative safety culture,” lanjut Tonny.

Selain aspek keselamatan, TNI AU juga berhasil meraih sejumlah capaian lainnya di sepanjang tahun 2025, antara lain kontribusi aktif dalam berbagai agenda nasional dan internasional, seperti dukungan terhadap ketahanan pangan, penanggulangan bencana, diplomasi udara, serta misi kemanusiaan internasional. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.