HANKAM

Pesan Aspers KSAU di Rakornis Pomau 2025: Jaga Profesionalisme dan Bertanggung Jawab sebagai Penegak Hukum

Rakornis
Rapat koordinasi teknis (Rakornis) tahun 2025 yang digelar oleh Puspomau di Sekkau. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Asisten Personalia (Aspers) KSAU Marsda TNI Yostariza mengatakan, Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Puspomau) harus konsisten dalam menjalankan fungsinya sebagai penegak hukum dengan berkomitmen tinggi terhadap hukum dan aturan yang berlaku guna menjaga kewibawaan institusi.

Hal tersebut disampaikan oleh Aspers KSAU dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Komandan Puspomau (Danpuspomau) Marsma TNI Pipik Krispiarto saat rapat koordinasi teknis (Rakornis) tahun 2025 yang digelar oleh Puspomau di Sekkau, Jakarta, Jumat (7/3).

Baca Juga: Marinir Siapkan Puluhan Prajurit untuk Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG 2025

“Jaga profesionalisme, bertanggung jawab sebagai penegak hukum, berpenampilan rapi, menjaga kesamaptaan, serta bersikap rendah hati dan humanis dalam setiap tugas, terutama yang berhubungan dengan masyarakat,” pesan Aspers KSAU kepada seluruh jajaran Pomau.

Danpuspomau Marsma TNI Pipik Krispiarto
Danpuspomau Marsma TNI Pipik Krispiarto saat rapat koordinasi teknis (Rakornis) Pomau tahun 2025 yang digelar di Sekkau. (Foto: Dok. Dispenau)

Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam keterangan resminya yang dikutip Senin (10/3) menjelaskan, Rakornis pada dasarnya digelar untuk menjabarkan kebijakan pimpinan agar pelaksanaan tugas selaras dengan keputusan yang ditetapkan.

Kesempatan Rakornis yang sama juga dimanfaatkan oleh Pomau untuk menciptakan keseragaman pola pikir, sikap dan tindakan; membentuk prajurit yang profesional, membantu terlaksananya tugas Kepolisian Militer dengan baik; serta menciptakan lingkungan kerja yang ideal. Untuk itu, Danpuspomau mengajak seluruh komandan satuan untuk meningkatkan profesionalisme dengan tidak berhenti menimba ilmu dan mengasah diri.

Baca Juga: Prajurit Indobatt XXIII-R Ikuti Latihan Pengembangan Kerja Sama Sipil dan Militer di Lebanon

Pada pelaksanaan tahun ini, Rakornis Pomau mengusung tema "Membangun Kapabilitas Penyidik Pomau Dalam Mewujudkan TNI AU AMPUH Menuju Indonesia Maju". Adapun dua narasumber yang dihadirkan adalah Direktur Upaya Hukum Luar Biasa dan Eksaminasi Darmawel Aswar dan Kasubdis Kumdirga Diskumau Kolonel Kum Lidia Rina D, yang mewakili Kadiskuma.

“Masing-masing menyampaikan materi tentang ‘Mekanisme Penyidikan, Penuntutan dan Persidangan Pelanggaran Pengelolaan Ruang Udara’ dan ‘Penyidikan Dalam Perspektif RUU Pengelolaan Ruang Udara’,” pungkas Dispenau. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.