Pesan Andika untuk Panglima TNI yang Baru, Laksamana TNI Yudo Margono

Jakarta, IDM - Mantan Panglima TNI yang baru saja diganti Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan pesan untuk penggantinya Laksamana TNI Yudo Margono. Menurutnya apa yang dirasakan Yudo saat ini sangat dia mengerti, karena apa yang dirasakan tersebut pernah juga dia rasakan saat pertama kali dilantik menjadi Panglima TNI.
"Setiap jabatan baru, walaupun beliau (Yudo Margono) sudah 34 tahun di TNI tapi tetap saja tugas baru, jabatan baru itu perlu mengenali dulu," kata Andika saat acara serah terima jabatan (Sertijab) Panglima TNI yang digelar di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Selasa, (20/12).
Lanjutnya ke depan dia akan terus membantu dan memberikan masukan jika ada dinamika, misalnya terkait penambahan-penambahan infrastruktur.
"Nantinya kan saya juga akan laporkan ke Pak Yudo, sehingga jika dinamika A terjadi mungkin dengan dilaporkan dari saya mungkin akan lahir ide dan mengatasi dinamika tersebut," ujar Andika.
Perpindahan tugas dari Andika kepada Yudo ditandai dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 91/TNI/2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Panglima Tentara Nasional Indonesia.
Pembacaan keputusan itu kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Panji TNI Tri Dharma Eka Karma dan penandatanganan naskah serah terima jabatan oleh keduanya.
Baca: Sertijab Panglima TNI, Laksamana Yudo Resmi Gantikan Jenderal Andika
Sebagai Panglima TNI baru, Yudo mengaku bangga dapat dipercaya mengisi posisi nomor satu di tubuh TNI. Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) itu mengatakan, mandat yang kini ada di punggungnya merupakan tanggung jawab besar yang akan dijalaninya dengan sungguh-sungguh.
"Tentunya dengan tanggung jawab yang besar tersebut, kita harus lebih konsentrasi lagi, lebih berkoordinasi lagi, lebih solid lagi, untuk mewujudkan TNI yang kuat sehingga rakyat bermartabat," ungkap Yudo. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































