Perwira TNI AU Berhasil Rampungkan Pendidikan Setingkat Seskoau di China, Ini Sosoknya

Jakarta, IDM – Catatan prestasi kembali ditorehkan oleh seorang perwira TNI Angkatan Udara (TNI AU) yaitu Mayor Pnb Pratama Ivandi yang berhasil menyelesaikan pendidikan setingkat Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) di luar negeri pada akhir Juli 2024.
Baca Juga: KSAU Terima Penghargaan Satyalencana Kebaktian Sosial, Ini Alasannya
Pratama tercatat sebagai lulusan Air Force Command and Staff Course (AFCSC) 2023/2024 di Air Force Command and College (AFCC), Beijing, China. Ia menjadi salah satu dari 36 siswa internasional dari 34 negara yang berhasil lulus.

Penerbang TNI AU lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 2007 ini juga sukses meraih gelar Master's Degree of Military Science, setara dengan program S2, dari lembaga yang sama.
Baca Juga: Satgas Yonif 762 Latih Paskibraka Siswa Kabupaten Tambrauw
“Prestasi yang diraih Mayor Pnb Pratama Ivandi menunjukkan komitmen TNI AU dalam mengembangkan sumber daya manusia yang unggul, di mana hal tersebut sejalan dengan tekad Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono yakni TNI AU yang AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, Humanis),” tulis TNI AU dikutip Selasa (6/8). (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































