HANKAM

Pertemuan Panglima TNI-Eks Gubernur Jenderal Australia, Bahas Pusat Latihan Morotai dan Misi Kemanusiaan Gaza

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menerima kunjungan Gubernur Jenderal Australia Jenderal (Purn) David John Hurley di Subden Mabes TNI. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto membahas penguatan kerja sama pertahanan dengan Australia saat menerima kunjungan mantan Gubernur Jenderal Australia Jenderal (Purn) David John Hurley.

Pertemuan keduanya digelar di Subden Mabes TNI Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (29/10).

Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas tindak lanjut komitmen implementasi defense cooperation agreement (DCA) 2024.

Baca Juga: Ratusan Karangan Bunga Warnai Sertijab Kadispenad Brigjen TNI Wahyu Yudhayana

“Perjanjian tersebut mencakup peningkatan dialog strategis, latihan bersama, pertukaran informasi, serta kerja sama pendidikan dan pelatihan militer,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah lewat keterangan tertulis, Jumat (31/10).

Jenderal Agus juga menyampaikan dukungan penuh TNI terhadap pelaksanaan DCA, termasuk peningkatan interoperabilitas melalui latihan bersama dan kolaborasi industri pertahanan.

Parat Pembahasan DCA
Kedua pihak membahas tindak lanjut komitmen implementasi defense cooperation agreement (DCA) 2024. (Dok. Puspen TNI)

Agus juga menyoroti rencana pengembangan di Kabupaten Morotai, Maluku Utara, sebagai pusat latihan bersama.

Selain itu, TNI menyambut baik ketertarikan Australian Defence Force (ADF) untuk berpartisipasi dalam misi kemanusiaan di Jalur Gaza, Palestina, sejalan dengan kebijakan politik luar negeri Indonesia.

Baca Juga: TNI AD Target Bangun 750 Batalion hingga Tahun 2029

“Pertemuan ini menunjukkan semangat kedua negara untuk terus memperkuat kolaborasi pertahanan demi terciptanya kawasan Indo-Pasifik yang aman dan damai,” ujar Kapuspen TNI.

Pada hari yang sama, Jenderal David John Hurley juga mengunjungi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat.

Kedua belah pihak berharap kerja sama militer Indonesia-Australia dapat terus ditingkatkan, termasuk dalam bidang pelatihan dan pengembangan kapasitas. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.