Pertama Kali dalam Sejarah, Kenaikan Pangkat Taruna AAL Digelar di Belanda

Jakarta, IDM - Sebanyak 68 taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-70 melaksanakan penerimaan kenaikan pangkat di tengah event Tall Ship Race 2023 di Pelabuhan Den Helder, Belanda, Sabtu (1/7).
Dikutip dari keterangan Dispenal, Senin (3/7), hal tersebut pertama kalinya dalam sejarah TNI AL untuk kenaikan pangkat taruna AAL tidak berlangsung di akademi, Bumi Moro, Surabaya.
Baca Juga: KRI Bima Suci Raih Empat Trofi Tall Ship Race Sail di Belanda
68 taruna AAL yang terdiri dari 64 pria dan 4 wanita itu naik tingkat menjadi tingkat III dengan menyandang pangkat Sersan Mayor Dua Taruna (Sermadatar).

Gubernur AAL Mayjen TNI (Mar) Endi Supardi bertindak sebagai Inspektur dengan Mayor Laut (P) Rendra Hariwibowo sebagai Komandan Upacara (Danup) serta dihadiri oleh Waaspers Kasal Brigjen TNI (Mar) Endang Sutaryo para perwira KRI Bima Suci maupun pejabat AAL lainnya.
Dalam sambutannya, Mayjen TNI (Mar) Endi Supardi menyampaikan selamat atas kenaikan tingkat dan pangkat para taruna AAL angkatan ke-70.
Baca Juga: Aksi Cepat Tanggap TNI AU Bantu Penanggulangan Bencana Gempa Bumi Yogyakarta
"Wujud syukur harus diimplementasikan dan ditampilkan dalam wujud belajar dan berlatih semakin giat dan bersemangat selama menempuh pendidikan di AAL sampai lulus, menjadi Letnan Dua," jelasnya.
Selain itu, Endi mengatakan kenaikan pangkat kali ini jauh memiliki keistimewaan dibanding kenaikan pangkat sebelumnya, dikarenakan para taruna menjalani upacara di tengah event internasional yang diikuti KRI Bima Suci dalam rangka pelayaran Kartika Jala Krida (KJK) 2023. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































