Personel Lanud Raden Sadjad Natuna Asah Kemampuan Penanggulangan Kondisi Darurat

Jakarta, IDM - Personel Lanud Raden Sadjad yang tergabung dalam Tim Tanggap Cepat atau Quick Response Team (QRT) menggelar latihan penanggulangan kondisi darurat, seperti kecelakaan (accident) yang mungkin terjadi di wilayah tugas, Natuna, beberapa waktu lalu.
Tim QRT yang ambil bagian dalam latihan ini terdiri dari unsur base ops; tim pemadam kebakaran; Satuan Polisi Militer (Satpom); intelijen; tim medis RSAU dr. Yuniati Wisma Karyani; sarana dan bantuan (Sarban); serta Pentak Lanud Raden Sadjad.
Baca Juga: Prabowo Resmikan 5 Titik Air Bersih di Sukabumi, Kini Total 110 di Seluruh Indonesia
Komandan Lanud Raden Sadjad, Kolonel Pnb Dedy Iskandar menegaskan, latihan ini pada dasarnya dilaksanakan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, serta memelihara kemampuan (skill) dan profesionalisme para personel agar mereka selalu siap dan siaga dalam menghadapi setiap kondisi gawat darurat (emergency), seperti kecelakaan pesawat.

"Melalui latihan yang rutin dilaksanakan dua kali dalam setahun ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan penerbangan dan melindungi keselamatan penumpang serta kru pesawat," ungkap Dedy dikutip dari keterangan foto di instagram TNI AU, @militer.udara, Sabtu (30/12).
Dalam latihan kali ini, tim QRT Lanud Raden Sadjad dihadapkan pada skenario latihan yang berupa kondisi kecelakaan, di mana pesawat AX-230 mengalami crash landing dan tergelincir. Akibatnya, pesawat tersebut menabrak pepohonan di sisi kanan runaway dan membuat sayap pesawat patah hingga terbakar.
Baca Juga: Pangkostrad Kunjungi Nduga Papua Gunakan Helikopter Lengkap dengan Senjata Otomatis
Menyikapi kondisi emergency itu, tim QRT segera bergegas dan bergerak sesuai dengan tugas pokok masing-masing.
Dalam implementasinya, petugas pemadam kebakaran dengan sigap memadamkan api, sementara petugas SAR dan petugas medis dengan gesit mengevakuasi para penumpang serta kru pesawat, untuk selanjutnya dibawa ke lokasi yang aman untuk mendapatkan perawatan. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































