Perpanjang Kerja Sama dengan ICRC, TNI Ingin Kuatkan Pelaksanaan HHI dalam Operasi Militer

Jakarta, IDM – TNI memperpanjang kerja sama dengan International Committee of the Red Cross (ICRC) untuk memperkuat pelaksanaan Hukum Humaniter Internasional (HHI) dalam operasi militer.
Perpanjangan kerja sama ditandai melalui penandatanganan perpanjangan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dan pengaturan pelaksanaan di bidang Hukum Humaniter Internasional di Aula Mako Akademi TNI, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (23/7).
Baca Juga: OPM Bunuh Tiga Warga Sipil di Trans Papua, Koops TNI Habema: Korban Dituduh Agen Intelijen
Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Babinkum dan HAM TNI Laksda Farid Ma'ruf, bersama Kepala Delegasi Regional ICRC untuk Indonesia dan Timor Leste Martin de Boer.
Dalam sambutannya, Laksda Farid mengatakan bahwa kerja sama TNI dan ICRC terus berkembang dari kegiatan diseminasi menjadi integrasi nilai-nilai HHI dalam doktrin operasi, kurikulum pendidikan, latihan, dan pembekalan prapenugasan prajurit TNI.
Baca Juga: KSAD: TNI AD Sudah Renovasi Rumah Dinas, Barak hingga Pangkalan
“Perpanjangan nota kesepahaman ini menegaskan komitmen TNI dan ICRC untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan memperkuat implementasi prinsip-prinsip kemanusiaan,” kata Laksda Farid.
Kerja sama tersebut juga mendukung profesionalisme prajurit, sekaligus memperkuat diplomasi militer Indonesia dan komitmen TNI dalam menjunjung tinggi Hukum Humaniter Internasional di tingkat global.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































