HANKAM

Perluas Jangkauan Operasi, TNI AL Siagakan Puskodal Mobile untuk Amankan Laut

Panglima Koarmada RI Laksamana Madya Denih Hendrata
Panglima Koarmada RI Laksamana Madya Denih Hendrata (kiri) menyerahkan plakat usai meresmikan Puskodal Koarmada RI di Jakarta Pusat, Rabu (14/10). (Foto: Dok. Dispen Koarmada RI)

Jakarta, IDM – Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada RI) menyiagakan pos komando dan pengendalian (puskodal) bergerak berbasis kendaraan khusus. Puskodal mobile ini dikerahkan untuk memperluas jangkauan pemantauan sekaligus mempercepat respons operasi di perairan Indonesia.

Fasilitas komando bergerak ini diresmikan oleh Panglima Koarmada RI Laksamana Madya Denih Hendrata di Markas Koarmada RI, Jakarta Pusat, Rabu (14/10). Pengoperasian puskodal ini menyesuaikan kebutuhan operasi militer terkini di lapangan.

Baca Juga: Modernisasi Peta Laut dan Navigasi, Pushidrosal dan Inggris Jalin Kerja Sama 5 Tahun

Puskodal Koarmada RI terintegrasi melalui Aplikasi 'Kori' untuk menyajikan data maritim secara cepat dan akurat bagi pimpinan dalam mengambil keputusan. Sistem ini terhubung dalam satu jaringan yang menyambungkan markas komando, kapal perang di laut, hingga prajurit di medan operasi.

Penggunaan kendaraan yang telah dimodifikasi memastikan fungsi komando tetap berjalan dinamis di lapangan. Puskodal mobile sanggup melakukan pertukaran informasi lintas aplikasi dan antarsatuan meski berada di luar markas fisik.

Baca Juga: Pasukan Ranjau TNI AL Sisir Logam Berbahaya di Perairan Manyar

Mengutip keterangan tertulis Dispen Koarmada RI, Kamis (15/10), Denih menegaskan keberadaan puskodal bergerak ini mempermudah integrasi data maritim serta meningkatkan kesiapsiagaan pasukan.

"Penguatan organisasi dan transformasi digital ini meningkatkan efektivitas komando untuk mendukung profesionalisme serta keberhasilan tugas TNI AL dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia," kata Denih.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.