HANKAM

Perkuat Unsur Korpasgat, TNI AU Dukung Pemulihan Keamanan dan Konektivitas Bandara Korowai Batu

Pangkogabwilhan III Letjen TNI Bambang Trisnohadi
Pangkogabwilhan III Letjen TNI Bambang Trisnohadi beserta Pangkodau III Marsda TNI Azhar Aditama meninjau langsung kondisi Bandara Korowai Batu pascainsiden penembakan dua pilot Smart Air. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) memperkuat unsur Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) di Bandara Korowai Batu untuk membantu upaya pemulihan keamanan sekaligus konektivitas udara di wilayah Papua.

Langkah tersebut sejalan dengan instruksi Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono untuk menjamin keberlanjutan distribusi logistik serta mobilitas masyarakat di kawasan pedalaman Papua.

Bandara Korowai Batu memiliki fungsi strategis sebagai penghubung wilayah Papua Pegunungan dan Papua Selatan. Namun, instabilitas keamanan sempat terjadi di kawasan Bandara Korowai Batu akibat penembakan dua pilot pesawat Smart Air pada 11 Februari 2026.

Baca Juga: KRI Bung Tomo-357 ‘Kepung’ Laut Andaman Bareng Kapal Perang Jepang dan India

Insiden tersebut menyebabkan personel Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) dan pemandu lalu lintas udara mengungsi bersama masyarakat sekitar. Untuk saat ini, TNI masih melakukan penjagaan di wilayah bandara dan akan secara bertahap menyerahkan kembali kewenangan kepada otoritas sipil apabila kondisi dinilai sudah kondusif.

“Selain menjamin keamanan perimeter dan kawasan keselamatan operasi penerbangan (KKOP), personel Korpasgat juga melaksanakan fungsi kebandarudaraan sebagai pengganti sementara unsur UPBU dan AirNav,” ungkap Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI I Nyoman Suadnyana dikutip dari siaran pers Dispenau, Kamis (19/2).

Pangkogabwilhan Tinjau Bandara Korowai Batu

Pascainsiden penembakan pilot Smart Air, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Bambang Trisnohadi meninjau langsung kondisi Bandara Korowai Batu, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Senin (16/2).

Pangkogabwilhan III Letjen TNI Bambang Trisnohadi
Pangkogabwilhan III Letjen TNI Bambang Trisnohadi beserta Pangkodau III Marsda TNI Azhar Aditama memeriksa kondisi pesawat Smart Air yang menjadi sasaran tembak. (Foto: Dok. Dispenau)

Dalam peninjauan tersebut, Pangkogabwilhan III didampingi oleh Panglima Komando Daerah Udara (Pangkodau) III Marsda TNI Azhar Aditama D., beserta sejumlah pejabat Kogabwilhan III dan Kodau III lainnya.

Rombongan bergerak dari Bandara Mozes Kilangin, Timika, menuju Korowai Batu menggunakan pesawat TNI AU CN-235 Skadron Udara 27 dengan captain pilot, yakni Komandan Skadron Udara 27 Letkol Pnb Aldi.

Baca Juga: KSAU Pastikan Kesiapan Operasional Lanud Husein Sastranegara untuk Dukung Tugas TNI AU

Dalam peninjauan tersebut, Panglima juga memeriksa kondisi pesawat Smart Air yang menjadi sasaran penembakan dan menemukan lebih dari 20 bekas tembakan di sejumlah bagian badan pesawat, meskipun tidak sempat dibakar oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Sementara itu, Pangkodau III menyampaikan bahwa sebagai langkah pengamanan telah dilakukan penebalan pasukan Korpasgat. Di lokasi juga telah tergelar personel Pasukan Rajawali serta unsur Brimob Satgas Damai Cartenz.

“Penguatan tersebut bertujuan menjamin keamanan kawasan bandara sekaligus memulihkan operasional penerbangan di wilayah tersebut,” jelas Marsda TNI Azhar. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.