HANKAM

Perkuat Operasi Udara Nirawak, TNI AU Kukuhkan Lima Perwira Penerbang PTTA

T.B.H Age Wiraksono
Komandan Kodiklatau Marsdya TNI T.B.H Age Wiraksono memimpin upacara pengukuhan lima perwira TNI AU sebagai penerbang PTTA. (Foto: Dok. Instagram @kodiklatau_info)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) memperkokoh kekuatan operasi udara nirawak dengan mengukuhkan lima perwira TNI AU sebagai penerbang Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA).

Pengukuhan tersebut dilaksanakan melalui upacara Wingday Sekolah Penerbang (Sekbang) PTTA angkatan ke-8 yang dipimpin oleh Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Udara (Dankodiklatau) Marsdya TNI T.B.H. Age Wiraksono di Makodiklatau, Jakarta, Selasa (20/1).

Baca Juga: Jaga Perbatasan, KRI Parang-647 Geber Latihan Bahaya Permukaan di Bintan

Sebelum dikukuhkan, para perwira terlebih dahulu menempuh pendidikan selama sembilan bulan di Skadron Pendidikan (Skadik) 104 dan Skadik 103 Wing Pendidikan (Wingdik) 100/Terbang. Tahapan pendidikan mencakup pembelajaran bina kelas, simulator, dan latihan terbang.

Para wisudawan diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu serta keterampilan yang telah diperoleh, serta terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi guna mewujudkan TNI AU yang AMPUH (adaptif, modern, profesional, unggul, dan humanis).

Perwira TNI AU
Lima perwira TNI AU (baris belakang) yang dikukuhkan sebagai penerbang PTTA. (Foto: Dok. Instagram @kodiklatau_info)

“Keberhasilan menyelesaikan pendidikan ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan menjadi gerbang awal untuk memasuki medan pengabdian yang sesungguhnya,” ungkap Marsdya TNI T.B.H Age Wiraksono dikutip dari Penerangan Kodiklatau, Kamis (22/1).

Komandan Kodiklatau berpesan kepada para lulusan untuk terus meningkatkan kemampuan serta memberikan pengabdian terbaik bagi Indonesia, TNI, dan TNI Angkatan Udara.

Baca Juga: Satgas Pamtas RI-RDTL Gagalkan Upaya Penyelundupan Solar Ilegal

“Selalu pegang teguh prinsip airmanship dalam penugasan. Jadilah perwira penerbang yang profesional dan berkomitmen agar senantiasa siap memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara,” pesan Dankodiklatau.

Dalam upacara yang sama, Dankodiklatau juga memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik pendidikan Sekbang PTTA A-8 yang berhasil diraih oleh Letda Pnb (N) Abdurrofi. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.