HANKAM

Perkuat Kerja Sama, RI-Vietnam Akan Laksanakan Pertukaran Delegasi Militer

Indonesia-Vietnam delegasi militer.
Indonesia dan Vietnam akan melaksanakan pertukaran delegasi militer dalam rangka memperkuat kerja sama. Kesepakatan tercapai saat Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto courtesy call kepada Menteri Pertahanan Vietnam Phan Van Giang di Hanoi, Vietnam, Rabu (30/7/2025). (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Indonesia dan Vietnam akan melaksanakan pertukaran delegasi militer dalam rangka memperkuat kerja sama di bidang militer dan pertahanan.

Kesepakatan itu tercapai saat Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melaksanakan kunjungan kehormatan atau courtesy call kepada Menteri Pertahanan Vietnam Phan Van Giang di Hanoi, Vietnam, Rabu (30/7) waktu setempat.

Baca Juga: Mahasiswa Poltekad TNI AD Tulis 100 Buku, Isinya Inovasi dan Hasil Riset

Dalam pertemuan bilateral, kedua Menteri Pertahanan bertukar pandangan tentang situasi geopolitik terkini, baik di kawasan maupun dunia. Menhan Sjafrie menekankan pentingnya solidaritas ASEAN di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

“Sebagai hasil dari peningkatan hubungan menjadi comprehensive strategic partnership pada Maret lalu, kedua Menhan menyepakati perlunya peningkatan kerja sama militer dan pertahanan di berbagai bidang, termasuk pertukaran delegasi di semua tingkatan seperti, pendidikan militer, logistik, medis, dan industri pertahanan (indhan),” tulis siaran pers Pusat Penerangan (Puspen) TNI, Sabtu (2/8).

Kedua negara juga membahas kerja sama lewat misi pasukan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Puspen TNI menyatakan, kunjungan Menhan Sjafrie dan Panglima Agus menandai babak baru dalam kemitraan pertahanan Indonesia dan Vietnam yang semakin erat, selaras dengan semangat solidaritas ASEAN dan perdamaian global.

Baca Juga: Yonif 301/Pks Gantikan Yonif 611/Awl dalam Pam Obvitnas Freeport

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Menhan Sjafrie beserta delegasi Indonesia juga melaksanakan upacara peletakan karangan bunga di Bac Son Monument, Hanoi, sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan revolusi Vietnam yang telah gugur dalam perjuangan kemerdekaan.

Delegasi Indonesia juga mengikuti prosesi peletakkan karangan bunga di Mausoleum Ho Chi Minh. Peletakan karangan bunga dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada arwah presiden dan perdana menteri pertama Vietnam, Ho Chi Minh. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.