Mahasiswa Poltekad TNI AD Tulis 100 Buku, Isinya Inovasi dan Hasil Riset

Jakarta, IDM – Politeknik Angkatan Darat (Poltekad) meluncurkan 100 buku karya mahasiswanya. Ini adalah hasil karya para wisudawan Mahasiswa Diploma 4 Angkatan VI.
Dilansir dari keterangan Penpoltekad, Sabtu (2/8) total ada 373 mahasiswa turut terlibat langsung dalam penulisan buku-buku tersebut.
Baca Juga: Panglima TNI Pimpin Sidang Pantukhir 1.701 Calon Taruna
Program penulisan buku ini diinisiasi oleh Komandan Poltekad, Brigjen TNI Triadi Murwanto, sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas akademik mahasiswa.
"Peluncuran karya tulis ini bertujuan untuk memperluas wawasan dan pemahaman, mengasah keterampilan menulis dan berpikir kritis, serta menjadi sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman," bunyi keterangan Poltekad.
Baca Juga: Yonif 301/Pks Gantikan Yonif 611/Awl dalam Pam Obvitnas Freeport
Dijelaskan isi dari buku-buku ini adalah gagasan, pengalaman, serta hasil riset dalam bentuk karya tulis.
"Ini menjadi bagian dari strategi untuk membangun reputasi akademik dan profesional mahasiswa, sekaligus berkontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Dengan peluncuran buku ini, Poltekad menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya handal di bidang teknologi pertahanan, tetapi juga unggul dalam kapasitas intelektual dan kontribusi literasi," tutup keterangan Poltekad. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































