Perkuat Kemitraan Strategis, Wakasau Terima Kunjungan CEO Airbus Defence and Space

Jakarta, IDM – Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Andyawan Martono menerima kunjungan kehormatan (courtesy call) Chief Executive Officer (CEO) Airbus Defence and Space, Michael Schoellhorn di Mabesau, Jakarta, Senin (5/5).
“Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kemitraan strategis antara TNI AU dan Airbus, khususnya dalam mendukung modernisasi alutsista yang berkontribusi langsung terhadap efektivitas pengawasan dan pemanfaatan ruang udara nasional secara menyeluruh,” bunyi keterangan Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dikutip Rabu (7/5).
Baca Juga: Menko Polkam Siapkan Layanan Pengaduan Aksi Ormas Preman untuk Masyarakat
Wakasau kemudian menyoroti pentingnya kolaborasi jangka panjang yang mencangkup transfer teknologi, peningkatan kemampuan sumber daya manusia, dan peningkatan peran industri pertahanan nasional.

Pada kesempatan yang sama, Andyawan turut mengapresiasi kontribusi Airbus melalui berbagai platform unggulannya yang telah memperkuat mobilitas udara serta beragam pelaksanaan misi multi-peran TNI AU.
Baca Juga: Bentuk Satgas Terpadu, Menko Polkam: Ormas Bermasalah Akan Dibina
Sementara itu, CEO Airbus Defence and Space menyampaikan komitmen mereka untuk terus mendukung Indonesia dalam dalam mengembangkan sistem ruang udara yang terintegrasi dan sesuai dengan visi kemandirian pertahanan nasional. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































