Perkembangan Revitalisasi Makam Bersejarah di Gudang Senjata Sidoarjo

Jakarta, IDM - Bulan Agustus 2022 lalu, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) resmi meletakkan batu pertama untuk revitalisasi makam bersejarah Auliya Sono di Desa Sidokerto Kecamatan Buduran Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Makam ini berada di Komplek Militer Gudang Pusat Senjata (Gupusjat) Optronik II Puspalad.
Dilansir dari keterangan Dispenad, Senin, (13/2) perkembangan revitalisasi ini berjalan positif. Beberapa pekerjaan pembangunan seperti Pendopo Makam, Gapura Utama, pekerjaan paving block (parkiran) dan penataan disekitar makam telah selesai dilaksanakan, serta saat ini sedang dilaksanakan pembangunan pagar keliling area makam yang telah mencapai 50 persen.
Tergelarnya revitalisasi makam yang berada di Komplek Militer Gudang Pusat Senjata (Gupusjat) Optronik II Puspalad ini, tidak terlepas dari peran TNI AD yang menghibahkan komplek makam tersebut kepada Pemda Sidoarjo dengan sifat pinjam pakai sebagai respon permohonan Pemda Sidoarjo untuk menyempurnakan komplek pemakaman menjadi bermanfaat untuk kepentingan dan kemaslahatan umat.
Revitalisasi komplek makam yang terdapat enam makam ulama yang dihormati masyarakat Nahdiyin dan memiliki nilai history penting bagi masyarakat Sidoarjo ini, juga merupakan wujud penghormatan TNI AD dan Pemda Sidoarjo kepada para ulama yang turut berjuang memerdekakan bangsa Indonesia.
Baca: Tradisi Masuk Batalyon Prajurit Kujang, Pantang Mundur Walaupun Badan Penuh Lumpur
"Dahulunya di komplek makam ini berdiri pondok pesantren terkenal yaitu pondok pesantren Sono, yang telah melahirkan kiai besar cikal bakal pendiri NU, serta merupakan tempat berkumpulnya para syuhada-syuhada yang memerdekakan bangsa ini. Yang memerdekakan bangsa ini seharusnya wajib di hormati, maka tempat ini wajib di revitalisasi," kata KSAD saat peletakan batu pertama.
Semua pihak berharap, agar revitalisasi komplek makam yang juga menjadi cagar budaya tersebut berjalan dengan lancar sampai dengan selesai, sehingga masyarakat dapat berziarah dengan nyaman dan kedepannya menjadi salah satu destinasi religi yang bermanfaat bagi masyarakat. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































